Berita Riau

Gubri Ditegur Mendagri, 2 ASN Korup Akhirnya Dipecat

Setelah dapat teguran tertulis dari Mendagri, Gubernur Riau, Syamsuar akhirnya memecat dua aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kasus korupsi.

Gubri Ditegur Mendagri, 2 ASN Korup Akhirnya Dipecat
Kompas.cpm
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah dapat teguran tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gubernur Riau, Syamsuar akhirnya memecat dua aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kasus korupsi.

Keduanya sempat masuk dalam daftar ASN korup di lingkungan Pemprov Riau yang tak kunjung dipecat.

Akibat tak langsung dipecat, Mendagri melayangkan teguran kepada Gubri Syamsuar.

Selain di Riau, ada 10 gubernur lainnya yang mendapat teguran karena dinilai lamban memecat ASN yang korup.

Kepala Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai BKD Riau, Trimo Setiono, Senin (8/7/2019) mengatakan, surat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dua ASN korup tersebut diteken Gubri selang beberapa hari setelah teguran Mendagri.

Surat pemecatan dengan tidak hormat tersebut kemudian diberikan kepada ASN yang bersangkutan dan diteruskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Baca: Kasus Korupsi Cetak Sawah Dilimpahkan ke Pengadilan, Kejari Berharap Persidangan Berjalan Cepat

Baca: Hendak Selamatkan Sang Adik yang Terpeleset, Reki Tenggelam di Danau Rusa Kampar

"Surat pemecatannya sudah diteken pak Gubernur. Terhitung tanggal 4 Juli kemarin yang bersangkutan sudah diberhentikan dengan tidak hormat oleh pak gubernur," kata Trimo.

Lantas mengapa dua ASN Korup tersebut terkesan lamban dipecat meski sudah terbukti terlibat korupsi, Trimo beralasan status dua ASN tersebut belum jelas.

"Dua ASN itu pegawai pindahan dari kabupaten. Jadi kita kemarin masih mencari datanya apakah yang bersangkutan ini sudah resmi menjadi pegawai Pemprov Riau apa belum. Dokumen itulah kemarin yang sedang kita cari dan kita lengkapi," katanya.

Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan BKN untuk mencari data dua ASN tersebut statusnya apakah sudah terdaftar sebagai Pemprov Riau atau masih pegawai di kabupaten asalnya.

Setelah di cek di BKN ternyata benar, dua ASN tersebut statusnya sudah sebagai Pemprov Riau.

"Saat ini dokumen administrasi sudah selesai," katanya.

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan teguran tertulis kepada 11 gubernur dan 80 bupati dan 12 wali kota se- Indonesia agar segera melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada ASN di lingkungan kerjanya masing-masing.

Dari 11 Gubernur yang mendapatkan teguran tertulis tersebut, satu di antaranya adalah Gubernur Riau, Syamsuar.

Karena berdasarkan data dari Kemendagri ada dua ASN Pemprov Riau yang terlibat kasus korupsi belum dipecat. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved