Seleb

Motif Galih Ginanjar Ucapkan ‘Ikan Asin’ Terungkap, Hotman Paris: Kami Mohon Segera Ditahan

Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi terlapor, Galih Ginanjar dalam kasus 'ikan asin' pada Jumat (5/7/2018)

Motif Galih Ginanjar Ucapkan ‘Ikan Asin’ Terungkap, Hotman Paris: Kami Mohon Segera Ditahan
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Hotman Paris, Fairuz A. Rafiq dan Sonny Septian datangi Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, terkait kasus ‘Ikan Asin’, Senin (8/7/2019). 

Motif Galih Ginanjar Ucapkan ‘Ikan Asin’ Terungkap, Hotman Paris: Kami Mohon Segera Ditahan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berdasarkan penyidikan yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kepada Galih Ginanjar diketahui motif Galih mengatakan ‘ikan asin’ adalah untuk mempermalukan Fairuz A Rafiq.

Terungkapnya motif Galih Ginanjar tersebut, menurut Hotman Paris yang merupakan pengacara Fairuz, Galih sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka.

“Terimakasih pada Polda Metro Jaya kalau memang sudah diakui begitu sudah waktunya untuk segera menerapkan tersangka” ungkap Hotman saat ditemui di Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019).

Hotman juga mendesak agar Galih Ginanjar segera ditahan jika sudah ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik itu.

“Kami mohon untuk segera ditahan. Jadi kalau udah begitu kalau bukan status tersangka dan ditahan apalagi yg kita harapkan di negara hukum ini,” papar Hotman.

Sebelumnya, Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi terlapor, Galih Ginanjar dalam kasus 'ikan asin' pada Jumat (5/7/2018) selama 13 jam dengan 46 pertanyaan.

Baca: Fakhri Husaini Sebut Pemain Timnas Timnas U-19 Belum Menyatu Sebagai Tim

Baca: UPDATE Kasus Ikan Asin! Kuasa Hukum Galih Ginanjar: Itu kan Sebuah Perumpamaan, Analogi, Kiasan

Baca: Jarang Terekspose, Inilah Keisha Aira Natania, Putri Cantik Barbie Kumalasari & Farid Dwi Nuryanto

"Motifnya (Galih menyebut Fairuz ikan asin) apa? motifnya ingin mempermalukan mantan istrinya, intinya itu ya untuk mempermalukan di sana," Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Kasus ini sendiri telah ditingkatkan ke penyidikan. Namun polisi belum menentukan tersangka dalam kasus itu.

Laporan Fairuz itu tertuang dalam laporan bernomor LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Terlapor, dalam hal ini Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua, dilaporkan atas tuduhan Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Halaman
123
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved