Pelari Ini Sangat Pede Menang Padahal Masih Satu Putaran Lagi, Akhirnya Disalip Lawan & Gagal Juara

Kecerobohan Gebrhiwet saat itu langsung dimanfaatkan peserta lain untuk berlari sekuat tenaga menggantikan posisinya.

Pelari Ini Sangat Pede Menang Padahal Masih Satu Putaran Lagi, Akhirnya Disalip Lawan & Gagal Juara
TWITTER.COM via BolaStylo.com
Pelari Ethiopia, Hagos Gebrhiwet, gagal menjadi juara IAAF Diamond League 2019 karena selebrasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM-Ada pembelajaran berharga yang didapat seorang pelari asal Ethiophia, Hagos Gebrhiwet, setelah mengikuti sebuah perlombaan.

Hagos Gebrhiwet adalah salah seorang atet asal Ethiopia yang dikenal sukses sebagai pelari jarak jauh.

Hal itu dibuktikan dengan prestasi Hagos Gebrhiwet sebagai pemegang rekor dunia untuk level junior dalam perlombaan lari jarak tempuh 5.000 meter.

Hagos Gebrhiwet juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih medali perunggu dalam ajang Olimpiade Rio 2016 lalu.

Tiga tahun sebeumnya, Gebrhiwet dikabarkan sukses menjuarai perlombaan World Cross Country Championships.

Baca: Bawa Senpi ke Stadion Saat Laga Tandang ke Madura, Seorang Ofisial PSM Makassar Ditangkap Provost

Meski demikian, nasib baik dan torehan prestasi gemilang tak selalu menghampiri Gebrhiwet.

Belum lama ini, Gebrhiwet harus merasakan pahitnya menelan kekalahan dalam ajang IAAF Diamond League 2019 di Lausanne, Swiss, Jumat (5/7/2019) malam waktu setempat.

Dalam ajang tersebut, Gebrhiwet sebenarnya berhasil menjadi pelari yang memimpin perlombaan itu.

Gebrhiwet bahkan meninggalkan para pelari jauh di belakangnya.

Namun, harapan Gebrhiwet untuk menjadi juara pupus karena ia berpikir telah melewati lap terakhir perlombaan.

Pelari berusia 25 tahun itu kemudian dengan percaya diri melakukan selebrasi di depan para pendukunganya dan menyangka kalau perlombaan sudah berakhir.

Ternyata, Gebrhiwet menyadari bahwa ia seharusnya berlari mengelilingi lintasan satu putaran lagi.

Baca: Tundukkan Belanda 2-0, Timnas Amerika Serikat Juara Piala Dunia Wanita 2019

Kecerobohan Gebrhiwet saat itu langsung dimanfaatkan peserta lain untuk berlari sekuat tenaga menggantikan posisinya.

Alhasil Gebrhiwet gagal juara, sedangkan Yomif Kejelcha berhasil finis pertama setelah memanfaatkan kesalahan lawannya.(*)

Editor: CandraDani
Sumber: BolaStylo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved