Pelalawan

Hotspot di Pelalawan Berkurang Drastis Usai Dua Hari Diguyur Hujan

Dua hari belakangan ini hujan deras turun secara merata. Alhasil jumlah hotspot atau titik panas berkurang drastis.

Hotspot di Pelalawan Berkurang Drastis Usai Dua Hari Diguyur Hujan
Istimewa
Upaya pemadaman yang dilakukan personil tim gabungan di lokasi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) di Tanjung Putus Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kamis (4/7/2019) lalu 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Dua hari belakangan ini wilayah Kabupaten Pelalawan Riau diguyur hujan deras secara merata. Alhasil jumlah hotspot atau titik panas yang sebelumnya terpantau berkurang drastis.

Sejak Minggu (7/7/2019) lalu, ada delapan titik panas yang terpantau di Pelalawan yang tingkat confidence di atas 70 persen empat titik diantaranya.

Seluruhnya terdeteksi di areal Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dan sempat muncul titik api kecil di beberapa lokasi hutan lindung itu.

"Hari ini (Selasa) ada dua hotspot saja yang terpantau. Itupun confidence di bawah 50 persen, berada TNTN," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, Selasa (9/7/2019).

Hadi Penandio menjelaskan, titik panas yang menurun drastis lantaran disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi.

Alhasil kekeringan akibat kemarau panjang sebulan terakhir tidak lagi menimbulkan hotspot maupun firespot.

Meski demikian pihaknya tetap waspada jika kemarau kembali melanda dan menimbulkan kekeringan yang berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel dari tim gabungan terus memantau dan mengawasi areal-areal yang berpotensi terbakar saat kemarau tiba.

"Semua instansi dari tim gabungan tetap siaga sekarang. Jika sewantu-waktu ada kebakaran lahan, tinggal terjun saja," tambah Hadi Penandio.

Diterangkannya, hujan tampaknya akan berlanjut lagi dan mendung masih menyelimuti angkasa Pangkalan Kerinci. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Pekanbaru, potensi hujan di Pelalawan masih terjadi hingga sore sampai malam hari. (Tribunpekanbaru.com/johannes wowor tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved