Tiga Pemilik Senjata Api Rakitan Laras Panjang di Dumai Dijerat UU Darurat

Tiga terduga pemilik senjata api laras panjang di Dumai dijerat UU Darurat dengan ancaman hukuman maksimal mati.

Tiga Pemilik Senjata Api Rakitan Laras Panjang di Dumai Dijerat UU Darurat
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan didampingi Kapolsek Sungai Sembilan, Kasat Reskrim, serta Paur Humas Polres Dumai, menunjukkan tiga pucuk senjata api laras panjang rakitan yang disita dari tiga pria. 

tribunpekanbaru.com - Polres Dumai melakukan rilis media atas penangkapan tiga pelaku terduga kepemilikan senjata api rakitan laras panjang. Ketiganya diamankan dari kawasan Batu Teritib, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, beberapa waktu lalu.

Tiga pelaku masing-masing berinisial HY (40), ES (41), dan J (34). Mereka diamankan setelah kedapatan memiliki tiga pucuk senjata api rakitan dengan alasan untuk berburu.

Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan dalam rilis media, Selasa (9/7) mengatakan, HY diketahui telah merakit sendiri senjata laras panjang berpeluru kaliber 5,56 mm tersebut.

"Pelaku pertama membuat senjata tersebut dengan memakan waktu selama sebulan untuk satu pucuknya. Sedangkan dua lainnya adalah pembeli senjata rakitan dari HY," kata Restika menjelaskan.

Dilanjutkan, masing-masing pelaku membeli sendiri amunisi kaliber 5,56 mm tersebut dari seseorang berinisial T. Saat ini, keberadaan T masih diburu petugas untuk membuka tabir asal peluru tersebut.

Adapun senjata tersebut dibeli oleh ES dan J dari HY seharga Rp1.600.000 per pucuk. Sedangkan untuk peluru, mereka membeli dari T dengan harga Rp600 ribu per kodi.

Polisi mengamankan ketiganya atas dugaan pelanggaran Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951.

"Pelaku kita jerat dengan pelanggaran UU Darurat dengan dakwaan maksimal penjara seumur hidup, hukuman mati, atau kurungan selama-lamanya 20 tahun," terang Restika.

Dia menjelaskan, kepemilikan senjata api dengan peluru api maupun peluru karet tidak dibenarkan di Indonesia.

"Atas dasar tersebut, kepemilikan senjata api tanpa izin tidak dibenarkan untuk alasan apapun," katanya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved