Banyak Warga Hanya Anggap Batuk Biasa, Diskes Bengkalis Temukan 6-4 Kasus TBC selama 2018

Dinas Kesehatan Bengkalis menyayangkan warga yang cenderung malas berobat, karena menganggap batuk yang diderita hanya batuk biasa.

Banyak Warga Hanya Anggap Batuk Biasa, Diskes Bengkalis Temukan 6-4 Kasus TBC selama 2018
tribun pekanbaru
Alwizar, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bengkalis 

tribunpekanbaru.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis sepanjang 2018 lalu mencatat, dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang ada, terdapat 604 penderita penyakit TBC di kabupaten Bengkalis. Dari jumlah tersebut, 73 penderita adalah anak-anak, dan kasus baru ditemukan 435 kasus.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bengkalis, Alwizar kepada awak media, Rabu (10/7) siang.

Menurut dia, dari temuan tersebut, yang sudah dilakukan pengobatan melalui fasilitas kesehatan sebanyak 133 penderita atau 22 persen dari temuan TBC. Dari 133 pengobatan itu, 124 orang di antaranya berhasil sembuh.

Menurut Alwizar, dari kasus ini juga ditemukan banyak penderita yang tidak taat pengobatan. Selain itu, juga ditemukan penderita yang tidak melakukan pengobatan karena kurangnya kepedulian tentang bahaya penyakit TBC.

"Banyak masyarakat kurang peduli pada pengobatan, dan menganggap kalau menderita batuk itu hanya batuk biasa," terang Alwizar.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengobatan TBC ini, Alwizar mengatakan, pihaknya sejak awal 2019 melakukan sosialisasi dan pengobatan dengan berbagai macam metode dan pendekatan.

Satu di antaranya, Dinas Kesehatan Bengkalis menerapkan strategi penemuan penderita di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas.

"Program ini kita namakan TOSS, akronim dari Temukan, Obati Sampai Sembuh. Ini salah satu cara sosialisasi tentang cara mengeliminasi penyakit ini," terang dia.

Menurutnya, saat ini mitra Dinas Kesehatan Bengkalis terutama rumah sakit, sudah sangat konsen mendukung program ini. Pihak Rumah sakit membantu dalam screening, selanjutnya pasien dirujuk ke Puskesmas terdekat sesuai alamat pasien untuk memperoleh pengobatan TBC secara lengkap dan gratis. (sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved