Pelalawan

Dibantu Guyuran Hujan, Hari Ini Hotspot di Pelalawan Riau Nihil

Hilangnya hotspot itu disebabkan oleh guyuran hujan yang terjadi merata di seluruh wilayah Pelalawan, sehingga potensi terjadinya Kebakaran Hutan

Dibantu Guyuran Hujan, Hari Ini Hotspot di Pelalawan Riau Nihil
TRIBUN PEKNBARU/BYNTON SIMANUNGKALIT
28 Hotspot terpantau di Pelalawan 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Hotspot atau titik panas di Kabupaten Pelalawan Riau hari ini, Rabu (10/7/2019), terdeteksi nihil dibanding beberapa hari terakhir berdasarkan pantauan satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, hotspot yang sebelumnya terpantau di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) tidak muncul lagi.

Hilangnya hotspot itu disebabkan oleh guyuran hujan yang terjadi merata di seluruh wilayah Pelalawan, sehingga potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) minim.

"Hari ini hotspot kita nihil, termasuk yang TNTN kemarin. Bisa jadi karena hujan dan memang cuaca belakangan ini mendung," kata Hadi Penandio, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (10/7/2019).

Baca: Hotspot di Pelalawan Berkurang Drastis Usai Dua Hari Diguyur Hujan

Baca: Termasuk Thoriq, Ini 9 Kisah Tragis Pendaki Gunung: Tewas Terseret Arus, Kena Longsor, Hipotermia

Baca: Perubahan Mencolok Pada Penampilan Syahrini Sepulang Bulan Madu Bersama Reino Barack, Hamil?

Sebenarnya, lanjut Hadi Penandio, Bulan Juli ini merupakan musim kemarau berdasarkan prakiraan cuaca dan belum memasuki musim hujan. Hanya saja hujan turun di luar perkiraan akibat kondisi alam yang mendukung.

Hanya saja pihaknya tetap waspada terhadap titik panas dan bahkan titik api yang tidak terpantau oleh satelit. Sebab sering terjadi kebakaran lahan yang tidak masuk dalam radar satelit dan harus ditangani secepatnya. Personil dari timgabungan tetap disiagakan untuk mengantisipasi kebakaran yang tak terpantau.

"Pada dasarnya semua instansi terkait sudah siap sewaktu-waktu terjadi Karhutla. Tinggal diterjunkan saja," tandas Hadi Penandio. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved