Berita Riau

Menginap di Rumah Warga, 1.500 Personil Gabungan Satgas Karhutla Disebar ke 12 Daerah di Riau

Mereka nanti juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat, mengajak masyarakat menaman sesuatu yang bernilai ekonomis, dan punya fungsi ekologis.

Menginap di Rumah Warga, 1.500 Personil Gabungan Satgas Karhutla Disebar ke 12 Daerah di Riau
Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio
Kepala BNPB RI, Letjen TNI Doni Munardo usai menggelar pertemuan dengan Kepala BPBD se provinsi Riau di Balai Serindit Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 1.250 personil TNI dan Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Kahutla) Riau akan disebar di 12 kabupaten kota se Provinsi Riau, Rabu (10/7/2019).

Selain personil TNI Polri juga da 250 personil gabungan lainya yang melibatkan tim dari Manggala Agni, BPBD, masyarakat peduli api, LSM dan tokoh masyarakat serta tokoh agama. Sehingga total tim Satgas Karhutla Riau sebanyak 1500 orang.

Mereka nantinya akan ditugaskan untuk melakukan upaya pencegahan Karhutla di Riau.

Tim ini nantinya akan turun ke lapangan dan melakukan penyuluhan untuk menyadarkan masyarakat agar tidak membakar lahan.

Bahkan tim ini juga nanti akan turun ke lapangan dan akan menginap di rumah warga untuk menyadarkan masyarakat tidak membakar lahan.

Baca: Besok, 1.500 Personel akan Ikut Apel Siaga Karhutla

"Tahun ini tim Satgas menginap di rumah-rumah warga mereka berada langsung ditengah-tenga masyarakat dan menyisir dari desa-ke desa untuk menyadarkan masyarakat agar tidak lagi membakar lahan," kata Kepala BNPB RI, Letjen TNI Doni Munardo usai menggelar pertemuan dengan Kepala BPBD se provinsi Riau di Balai Serindit Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (10/7/2019).

Tidak hanya menyadarkan masyarakat untuk tidak membakar lahan, tim Satgas juga melakukan penyuluhan potensi-potensi komiditi unggulan di Riau yang bisa dimanfaatkan di lahan masyarakat.

"Mereka nanti juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat, mengajak masyarakat menaman sesuatu yang bernilai ekonomis, dan punya fungsi ekologis. Bisa berupa sayur-sayuran, lidah buaya, nenas, pinang dan kopi liberika. Tanaman-tanaman ini sangat cocok dengan iklim di Riau, dan hasilnya sangat dibutuhkan oleh negera tetangga kita," paparnnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Doni Munardo memimpin pertemuan dengan seluruh kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten kota se provinsi Riau, Rabu (10/7/2019). Pada Pertemuan kepala BNPB dan BPDB kabupaten kota se Provinsi Riau ini juga dihadiri oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

Baca: Warga Mulai Sesak Napas dan Mengungsi, Kabut Asap Pekat Karhutla Riau Selimuti Permukiman

"Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada BNPB yang sudah memberikan dukungan dan bantuan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan," kata Gubri Syamsuar disela pertemuan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved