Pekanbaru

77 Reklame di Kota Pekanbaru Berdiri Tanpa Izin, 15 di Antaranya Berdiri di Bahu Jalan

DPM-PTSP Kota Pekanbaru bakal memanggil pemilik reklame tersebut untuk segera menggesernya keluar dari bahu jalan.

77 Reklame di Kota Pekanbaru Berdiri Tanpa Izin, 15 di Antaranya Berdiri di Bahu Jalan
Satpol PP Pekanbaru
Satu unit alat berat tampak membantu penertiban tiang reklame tidak berizin di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pekanbaru, Selasa (11/12/2018) malam. Tim Satpol PP Kota Pekanbaru lakukan penertiban di lima titik 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru menemukan 77 reklame yang tidak memiliki izin.

Bahkan, 15 di antara 77 reklame tak berizin tersebut berdiri tegak di bahu jalan.

"Cukup banyak memang yang tak berizin, sebab itu kami bersama Bapenda dan Satpol PP turun untuk melakukan penertiban," ujar Kabid Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Layanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, Quarte Rudianto, Kamis (11/7/2019).

Selain tak memiliki izin, DPM-PTSP juga menemukan 4 unit reklame berizin, namun dibangun di bahu jalan.

Baca: Kerahkan Crane untuk Jangkau Ketinggian, Sebanyak 88 Reklame Bermasalah Ditertibkan Pemkot Pekanbaru

Untuk itu, DPMPTSP Kota Pekanbaru bakal memanggil pemilik reklame tersebut untuk segera menggesernya keluar dari bahu jalan.

"Adapula reklame yang menutupi rumah ruko warga, tapi tidak banyak. Untuk reklame yang menutupi rumah dan ruko sempat dikomplain warga, nanti kami akan panggil pemiliknya agar dipindah," ujar Quarte Rudianto.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zuhelmi Arifin mengatakan, penertiban tersebut berupa penurunan reklame hingga penebangan tiang reklame.

Baca: JPO di Depan Gelanggang Remaja Terbengkalai Tapi Iklan & Reklame Selalu Penuh Terpasang, Ada Apa?

Reklame yang diturunkan adalah reklame yang memiliki izin namun menunggak pajak.

Sementara reklame yang dipotong bakal diberlakukan pada reklame yang tidak memiliki Izin dan tidak membayar pajak serta dibangun di bahu jalan.

"Reklame yang ditindak tegas adalah reklame uang memang tidak bisa ditolerir. Sudahlah tidak berizin, tak bayar pajak, dibangun pula di bahu jalan," ujar Zuhelmi.

Usai menyisir reklame di Jalan Jenderal Soedirman, Pemkot Pekanbaru juga bakal melanjutkan penertiban reklame di sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Pekanbaru.

Baca: Sejumlah Pengelola Papan Reklame di Pekanbaru Enggan Bayar Pajak

Zuhelmi mengatakan, penertiban reklame tersebut bakal menyasar ke ruas jalan Riau, Tuanku Tambusai dan juga Soebrantas.

"Jika sudah tertib di ruas jalan tersebut, kami akan menyasar ke sejumlah ruas jalan lainnya," ujar Zuhelmi.(Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved