Banyak Pohon Lapuk, Damkar Pekanbaru Imbau Masyarakat Berhati-hati Saat Berkendara

Keberadaan pohon pelindung di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru saat ini menjadi ancaman baru bagi warga.

Banyak Pohon Lapuk, Damkar Pekanbaru Imbau Masyarakat Berhati-hati Saat Berkendara
FOTO/ISTIMEWA
Petugas Damkar Pekanbaru memotong pohon tumbang di salah satu ruas jalan di Pekanbaru, Kamis (11/7/2019) dini hari. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Keberadaan pohon pelindung di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru saat ini menjadi ancaman baru bagi warga.

Kondisi pohon yang mulai menua dan juga lapuk menjadikan sejumlah pohon pelindung rawan tumbang ataupun patah.

Pohon pelindung yang terdapat di Jalan Jenderal Soedirman, Kota Pekanbaru misalnya, kondisinya sudah tua dan lapuk, sehingga dikhawatirkan akan patah dan menimpa warga yang melintas.

Kamis (11/7/2019) dini hari, salah satu pohon pelindung di ruas jalan tersebut tumbang.

Beruntung tumbangnya pohon pelindung tersebut terjadi pada dini hari sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa tumbangnya pohon pelindung tersebut diungkapkan oleh Kasi Penyelamatan Dinas Damkar Pekanbaru, Ibas Sembiring.

Ibas mengatakan, begitu mendapat laporan dari warga, petugas Damkar langsung dikerahkan untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

"Ternyata pohon pelindung tersebut lapuk, mungkin sudah tua dan dimakan usia juga. Penyebab lain tidak kami temukan," ujar Ibas.

Lebih lanjut Ibas mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jalan yang terdapat pohon pelindung.

Sebab, tidak semua pohon pelindung yang tampak berdiri kokoh tidak membahayakan.

Kondisi pohon lapuk dan rawan tumbang dan menimpa warga terutama terjadi pada saat musim hujan dan angin kencang.
"Dari luar mungkin tampak kokoh, namun kita tidak tau di bagian dalam batang pohon sudah lapuk," ujarnya.

Ibas juga meminta warga Kota Pekanbaru untuk segera melaporkan ke Damkar ataupun intansi terkait jika menemukan ada pohon yang tumbang ataupun patah.

Dengan demikian, pihaknya bisa melakukan evakuasi sebelum memgganggu aktivitas warga dan menimbulkan korban jiwa.

"Jika ada kondisi darurat segera melapor, termasuk pohon tumbang," ujar Ibas.

Keberadaan pohon yang rimbun juga dikhawatirkan mengganggu kabel listrik PLN, sehingga rawan untuk tumbang dan memutuskan kabel tersebut, atau mengganggu aliran listrik.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved