Indragiri Hulu

Empat Bulan Musim Kemarau, Warga Inhu Riau Diminta Waspada Karlahut

Prediksi BMKG, Inhu akan dilanda kemarau selama empat bulan mulai Bulan Juli sampai Oktober 2019 mendatang.

Empat Bulan Musim Kemarau, Warga Inhu Riau Diminta Waspada Karlahut
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
FOTO ILUSTRASI - Kebakaran Lahan. 

Empat Bulan Musim Kemarau, Warga Inhu Riau Diminta Waspada Karlahut

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Indragiri Hulu (Inhu), R Agus Widodo mengimbau warga Kabupaten Inhu untuk waspada kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) selama musim kemarau.

Widodo menjelaskan berdasarkan prediksi Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Inhu akan dilanda kemarau selama empat bulan mulai Bulan Juli sampai Oktober 2019 mendatang.

"Pemerintah daerah, TNI dan Polri mengimbau masyarakat yang ada di daearah rawan bencana kebakaran untuk bertisipasi agar menjaga lahannya tidak terjadi kebakaran," kata Widodo ketika ditemui Tribun di ruangannya, Kamis (11/7/2019).

Hal ini juga menjadi salah satu hasil rapat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi di Pekanbaru pada Rabu (10/7/2019) kemarin.

Baca: Saksi Dengar Dentuman Bunyi Petir, Dua Unit Ruko di Jalan Jeruk Dumai Riau Terbakar

"Orang yang masuk hilir mudik di daerah perkebunan, harus lebih diberi imbauan apabila melintas di daerah kebunnya janganlah membuang puntung rokok sembarang tempat," kata Widodo.

Menurut Widodo puntung rokok yang dibuang di areal gambut berpotensi besar menimbulkan kebakaran lahan.

"Kebakaran ini 99 persen ulah manusia," tegasnya.

Widodo menjelaskan pihaknya juga terus melakukan patroli rutin bersama aparat TNI dan Polri di lokasi yang termasuk rawan Karlahut.

Menurut Widodo, di Kabupaten Inhu lokasi yang termasuk rawan Karlahut di Inhu berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Batang Gansal, Kecamatan Rengat Barat, dan Kecamatan Kuala Cenaku.

"Tiga kecamatan itu termasuk rawan bencana Karlahut. Rawannya karena lahan di tiga kecamatan itu dominan gambut," katanya.

Sementara itu menurutnya di lahan mineral apabila terjadi kebakaran lahan akan lebih mudah dipadamkan dibandingkan di areal gambut.

Baca: Catat Tanggalnya, Festival Pesona Danau Sipogas 2019 Segera Digelar di Rohul Riau

Sebagai bentuk menjaga kesiagaan menghadapi musim kemarau ini, KPBD bersama dengan TNI dan Polri akan melakukan latihan bersama yang dijadwalkan akan dilakukan tanggal 25 Juli 2019 mendatang.

"KPBD akan melakukan latihan bersama dengan TNI dan Polri di Kecamatan Lirik dalam menjaga kesiagaan melakukan pemadaman apabila terjadi Karlahut," kata Widodo. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved