Pelalawan

Imbau Perusahaan Aktif Lapor Hotspot, Upaya Pencegahan Dini Karhutla Memasuki Musim Kemarau

Kapolres Kaswandi, Bupati HM Harris, dan Kepala BPBD Hari Penandio memaparkan langkah-langkah pencegahan dini karhutla dalam memasuki musim kemarau.

Imbau Perusahaan Aktif Lapor Hotspot, Upaya Pencegahan Dini Karhutla Memasuki Musim Kemarau
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Rapat koordinasi penanggulangan Karhutla di Pelalawan yang digelar BPBD di auditorium lantai lll kantor bupati, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Pemkab Pelalawan menggelar rapat koordinasi penanggulangan karhutla dengan mengundang seluruh stakeholder, Kamis (11/7/2019) di auditorium lantai lII kantor bupati.

Kapolres Kaswandi, Bupati HM Harris, dan Kepala BPBD Hari Penandio memaparkan langkah-langkah pencegahan dini karhutla dalam memasuki musim kemarau.

Seperti pembentukan clutster penanggulangan kebakaran yang melibatkan seluruh instansi dari perusahaan.

Dalam hal ini akan dilakukan pembagian wilayah untuk mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran yang terjadi.

Kemudian mengaktifkan koordinasi di masing-masing kecamatan yang melibatkan unsur-unsur terkait hingga ke tingkat desa. Sehingga jika terpantau titik api segera dilakukan pengecekan oleh tim gabungan serta penanganan awal kebakaran.

"Bagi perusahaan-perusahaan yang belum masuk ke grup kluster segeralah bergabung agar ke depan lebih gampang koordinasinya," ujar Hadi Penandio.

Hadi menekankan agar perusahaan-perusahaan aktif untuk melaporkan adanya titik panas atau hotspot yang ada di dalam arealnya, termasuk yang berdekatan dengan kawasannya.

Alhasil penanganannya lebih optimal dan tidak menyebar secepatnya jika memang hotspot berubah menjadi titik api.

Hal itu sering terjadi pada perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI). Hotspot selalu terpantau di arealnya, tetapi ketika di groundchek ternyata arel tanaman akasia yang baru dipanen atau baru ditanami.

Padahal butuh waktu yang lama bagi kepolisian dan tim lainnya untuk menempuh ke lokasi tersebut. Jika pihak perusahaan bersangkutan yang mengkrocek langsung, tak eprlu menunggu lama seperti yang dilakukan tim gabungan.

"Kita harus lebih komitmen lagi dan mempertahankan koordinasi serta kekompakan. Agar daerah kita terbebas dari Karhurla dan asap,” tambahnya.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved