Berita Riau

Abrasi Tak Masuk RPJMN, Gubernur Riau Sebut Rakyat Sudah Menjerit

Gubernur Riau, Syamsuar mengungkapkan abrasi sudah terjadi bertahun-tahun namun belum juga ada penyelesaian. Solusinya butuh bantuan pemerintah pusat.

Abrasi Tak Masuk RPJMN, Gubernur Riau Sebut Rakyat Sudah Menjerit
istimewa
Tim dari Menko Kemaritiman Lakukan Observasi awal abrasi di Pulau Bengkalis, Kamis (4/7/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mendadak meninggikan suaranya saat rapat bersama membahas abrasi di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau, Jumat (12/7/2019).

Syamsuar mengungkapkan abrasi sudah terjadi bertahun-tahun namun belum juga ada penyelesaian.

"Persoalan abrasi ini bukan persoalan baru. Sudah puluhan tahun, jadi ini persoalan lama. Tapi kenapa baru sekarang baru diangkat. Di RPJMD kan yang dulu-dulu kan juga sudah ada, baik di provinsi, maupun daerah," kata Syamsuar.

Namun Syamsuar mengungkapkan, kemampuan daerah untuk menyelesaikan abrasi di tiga pulau yang ada di pesisir Riau tidak cukup.

Sehingga daerah membutuhkan perhatian dan bantuan dari APBN untuk menanggulangi persoalan abrasi di Riau.

"Kalau pemerintah provinsi dan kabupaten hanya setakad mana mampu menanggulangi abrasi yang begitu deras dan luas. Ini tidak akan mampu diatasi dengan APBD provinsi dan kabupaten kota. Persoalan sekarang penanganan abrasi di Riau tidak masuk di RPJMN," ujarnya.

Syamsuar mengungkapkan, kemampuan daerah untuk mengatasi abrasi di pulang Rupat, Rangsang dan pulau Bengkalis hanya berkisar Rp2 miliar hingga Rp5 miliar.

Sementara anggaran untuk mengatasi abrasi yang sudah mencapai ratusan kilometer tersebut membutuhkan anggaran trilunan rupiah.

"Berapa ratus kilometer yang harus ditangani. Ini pulau terluar. Perpres-nya juga ada. Harusnya ditanggung pemerintah pusat tapi di Riau tidak masuk. Padahal pulau Bengkalis, pulau Rangsang dan Rupat itu masuk di dalam Kepres," katanya.

Baca: Sekda Riau Belum Lihat SK Pansel Assessment Pejabat Eselon II

Baca: Blokir Lokasi Cegah Api Menjalar, Pemadaman Kebun Sawit di Siak Terkendala Angin dan Cuaca Panas

Namun sejak Gubri menyampaikan ke Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, persoalan ini akhirnya mendapatkan tanggapan serius.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved