Kronologi Pembunuhan Mutilasi Disertai Pembakaran Mayat di Banyumas, Pelaku Juga Jual Mobil Korban

Deni merupakan residivis kasus penculikan yang baru sekitar 2 bulan lalu baru keluar dari penjara. Kenalan dengan korban lewat media sosial.

Kronologi Pembunuhan Mutilasi Disertai Pembakaran Mayat di Banyumas, Pelaku Juga Jual Mobil Korban
Kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain
Lokasi penemuan potongan tubuh yang terbakar di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (9/7/2019). 

Kronologi Pembunuhan Mutilasi Disertai Pembakaran Mayat di Banyumas, Pelaku Juga Jual Mobil Korban

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pelaku mutilasi dan pembakaran potongan tubuh di Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas mengaku sudah merencanakan aksi kejahatan tersebut.

Ada tuntutan dari korban untuk menikahi tersangka, menjadi salah satu alasan perbuatan keji tersebut.

Perempuan berinisial Kw (51) yang dimutilasi dan ditemukan di Banyumas, Jawa Tengah diketahui adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kementerian Agama Kota Bandung.

"Berdasarkan pemberitaan yang beredar saat ini, yang bersangkutan adalah pegawai Kemenag Kota Bandung," ujar Humas Kemenag Kota Bandung, Agus Saparudin via ponselnya, Jumat (12/7/2019).

Sejauh ini, sudah terverifikasi 90 persen KW merupakan perempuan dimaksud.

Agus mengatakan Kw memiliki satu anak. Suaminya juga merupakan ASN.

Sementara itu pelaku mutilasi adalah seorang residivis bernama Deni Riyanto.

Deni merupakan residivis kasus penculikan yang baru sekitar 2 bulan lalu baru keluar dari penjara.

"Berdasarkan pengakuan dari tersangka bahwa potongan tubuh lainnya dibuang di wilayah Gombong, Kabupaten Kebumen," ujar Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun kepada Tribunjateng.com, Jumat (12/7/2019).

Halaman
1234
Editor: Ariestia
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved