Motif Deni Mutilasi PNS Terungkap, Korban Tagih Utang Rp 20 Juta Hingga Akhirnya Korban Dibakar

Personel Polres Banyumas berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang disertai aksi mutilasi jasad korban yang belakangan diketahui merupakan PNS Kemenag

Motif Deni Mutilasi PNS Terungkap, Korban Tagih Utang Rp 20 Juta Hingga Akhirnya Korban Dibakar
Trribun Jateng/Permata Putra Sejati
Warga RT 8 RW 3, Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas pada Senin (8/7/2019) geger. Ditemukan temuan potongan kepala, tangan dan kaki manusia dalam kondisi hangus terbakar sekira pukul 18.10 WIB. 

Motif Deni Mutilasi PNS Terungkap, Korban Tagih Utang Rp 20 Juta Hingga Akhirnya Korban Dibakar

TRIBUNPEKANBARU.COM - Personel Polres Banyumas berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang disertai aksi mutilasi jasad korban yang belakangan diketahui merupakan PNS Kemenag Bandung berinisial KW (51) warga Bandung.

Pelaku adalah Deni Priyanto (37) awalnya mengaku nekat membunuh KW (51) karena korban minta dinikahi.

Sedangkan terduga pelaku dan korban sama-sama telah berkeluarga.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka kepada polisi, korban menuntut untuk dinikahi.

"Korban menuntut untuk dinikahi dan ada kekhawatiran dari tersangka karena punya istri dan punya anak, sehingga diambil jalan pintas," kata Bambang, Jumat (12/7/2019) dini hari.

Bambang mengatakan, tersangka mengenal korban melalui media sosial Facebook.

Untuk mengelabui korbannya, tersangka mengaku sebagai seorang pelaut.

"Tersangka mengenal korban belum lama, baru sekitar dua bulanan, sejak sebelum lebaran kemarin, setelah tersangka keluar dari penjara," ujar Bambang.

Ternyata hasil hasil perkembangan penyelidikan, motif tersangka DP (37) melakukan perbuatan sadis dengan memutilasi dan membakar potongan tubuh korban KW (51) bukan karena motif asmara.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved