Siak

Musim Durian Tiba, Banyak Pondok Pedagang Berdiri Berjejeran di Tepi Jalan Lintas Siak-Dayun

Durian Siak memang spesial. Rasanya lebih manis dibanding durian yang lain, meski buahnya tidak terlalu besar-besar.

Musim Durian Tiba, Banyak Pondok Pedagang Berdiri Berjejeran di Tepi Jalan Lintas Siak-Dayun
Tribunpekanbaru/Mayonal
Salah satu pondok durian di pinggir jalan Siak-Dayun, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Musim durian tiba. Para pedagang berebut mendirikan pondok di tepian jalan lintas Siak-Dayun. Mulai dari bundaran Mempura hingga kampung Tambak Rejo, kecamatan Mempura, kabupaten Siak, puluhan pondok durian mendadak muncul.

Jalan yang biasanya sepi, kini tiba-tiba ramai. Mobil-mobil mewah, mobil pick up, mobil dinas pemerintah kerap singgah. Pun begitu pengendara sepeda motor.

Semua berebut menawar -nawar harga durian kepada pedagang.

Ada yang makan durian langsung di tempat, ada juga yang sengaja di bawa pulang. Durian Siak memang terkenal.

Apalagi durian Tembaga yang masak di batang. Dagingnya tebal berwarna kekuningan, seratnya lebih kajut dan padat, bijinya kecil dan buahnya tidak terlalu besar. Durian jenis ini menjadi penawaran paling mahal di Siak.

Baca: Blokir Lokasi Cegah Api Menjalar, Pemadaman Kebun Sawit di Siak Terkendala Angin dan Cuaca Panas

"Durian tembaga Siak ini memang tiada duanya. Kami harus ke Siak untuk dapat menikmati durian ini, sekalian sambil jalan-jalan," kata Jamal, warga Pekanbaru yang makan durian bersama teman-temannya di pondok durian milik Joel, Jumat (12/7/2019).

Jamal dan keluarga memang "penggila durian". Hampir setiap musim ia datang ke Siak hanya untuk menikmati buah durian. Meski harga jual juga naik dari tahun ke tahun.

"Kadang susah dapat yang jenis tembaga. Ini yang paling dicari," kata dia.

Tidak hanya Jamal, Jimmy dan kawan-kawannya juga terlihat memborong durian di pondok milik Viktor.

Baca: BRG Siapkan Komoditi Ramah Gambut untuk Antisipasi Karhutla di Siak

Bahkan Jimmy yang membawa puluhan rekan-rekanya berpersta durian di pondok itu. Sebagiannya dibawa pulang.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved