Berita Riau

VIDEO: Gubri Syamsuar Sebut Penangan Abrasi di 3 Pulau di Riau Masuk RPJMN

Syamsuar mengungkapkan, kemampuan daerah untuk mengatasi abrasi di pulang rupat, rangsang dan pulau bengkalis hanya berkisar Rp 2 miliar hingga Rp 5 m

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mendadak meninggikan suaranya saat rapat bersama membahas abrasi di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau, Jumat (12/7/2019).

Syamsuar mengungkapkan persoalan abrasi sudah terjadi bertahun-tahun yang lalu. Namun hingga saat ini belum ada penyelesaian.

"Persoalan abrasi ini bukan persoalan baru, sudah puluhan tahun, jadi ini persoalan lama, tapi kenapa baru sekarang baru diangkat, di RPJMD kan yang dulu-dulu kan juga sudah ada, baik di provinsi, maupun daerah," kata Syamsuar.

Namun Syamsuar mengungkapkan, kemampuan daerah untuk menyelesaikan abrasi di tiga pulau yang ada di pesisir Riau tidak cukup.

Sehingga daerah membutuhkan perhatian dan bantuan dari APBN untuk menanggulangi persoalan abrasi di Riau.

Baca: Abrasi Tak Masuk RPJMN, Gubernur Riau Sebut Rakyat Sudah Menjerit

Baca: Warga di 3 Pulau Ini Menjerit Karena Abrasi, Pemprov Riau Tak Mampu Butuh Perhatian Pemerintah Pusat

"Kalau pemerintah provinsi dan kabupaten hanya setakad mana mampu menanggulangi abrasi yang begitu deras dan luas. Ini tidak akan mampu diatasi dengan APBD provinsi dan kabupaten kota. Persoalan sekarang penanganan abrasi di Riau tidak masuk di RPJMN," ujarnya.

Syamsuar mengungkapkan, kemampuan daerah untuk mengatasi abrasi di pulang rupat, rangsang dan pulau bengkalis hanya berkisar Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar.

Sementara anggaran yang dibutuhkan untuk mengatasi abrasi yang sudah mencapai ratusan kilo meter tersebut membutuhkan anggaran trilunan rupiah.

"Berapa ratus kilo yang harus ditangani, ini pulau terluar, perpresnya juga ada, harusnya ditanggung pemerintah pusat tapi di Riau tidak masuk. Padahal pulau bengkalis, pulau rangsang dan rupat itu masuk didalam kepres,"katanya.

Namun sejak Gubri menyampaikan persoalan ini ke menteri koordinator kemaritiman akhirnya mendapatkan tanggapan serius.

Bahkan sudah beberapa kali menurunkan timnya ke Riau untuk melihat langsung abrasi di Riau.

"Allhamdulilah dari Menko maritin sudah beberapa kali turun ke Riau setelah kita sampaikan ini (abrasi) harus diselamatkan," katanya.

Gubri berharap pemerintah pusat benar-benar memberikan perhatian serius untuk menyelamatkan tiga pulau terluar di Riau yang terancam hilang karena abrasi ini. Sebab kata Syamsuar, warga yang tinggal di tiga pulau ini sudah menjerit minta diselamatkan karena lahan mereka sudah banyak yang hilang terkikis arus dan ombak.

" Karena tiga pulau ini merupakan satu-satunya didunia pulau gambut yang berada di bertasan terluar, jadi ini harus diselematkan, kalau tidak pulau-pulau ini akan hilang. Rakyat yang tinggal di pulau bengkalis, pulang rangsang dan rupat ini menjerit minta diselamatkan, sudah berkilo-kilo lahan mereka habis, jadi ini persoalan memang harus ada andil pemerintah pusat," sebutnya. (Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved