Pelatih PSPS Mundur, Saya Mau Istirahat Dulu di Rumah

Bona Simanjuntak menyatakan mundur dari PSPS setelah tim Asykar Bertuah dicukur Cilegon United 4-0, pada laga Sabtu (13/7) lalu di Cilegon.

tribun pekanbaru
Bona Simanjuntak menyatakan mundur dari posisi pelatih PSPS, setelah tim asuhannya kalah telak 4-0 di kandang Cilegon United, Sabtu (13/7) lalu. 

tribunpekanbaru.com - Pelatih Kepala PSPS Riau, Bona Simanjuntak, memilih mundur dari jabatannya. Bona beralasan, pengunduran dirinya karena merasa gagal membawa PSPS meraih kemenangan dari lima laga yang sudah dijalani.

Kepastian mundurnya Bona Simanjuntak didapat setelah PSPS dibantai Cilegon United dengan skor 4-0, pada lanjutan Liga 2 wilayah barat, Sabtu (13/7) sore lalu.

Kepadak Tribun pada Minggu (14/7), Bona mengaku dirinya mundur dari PSPS karena merasa tidak mampu menangani tim kebanggaan masyarakat Riau tersebut. "Saya mundur setelah melawan Cilegon United. Saya merasa tidak mampu lagi menangani PSPS," ujarnya.

Setelah mengundurkan diri, Bona mengaku akan beristirahat di rumah. "Saat ini saya lebih memilih istirahat di rumah, belum terpikir untuk cari klub lain," ucap Bona yang baru menangani PSPS selama beberapa bulan.

Saat ditanya apakah keputusannya mundur karena belum dibayarnya gaji, Bona membantahnya. Menurutnya, gaji di PSPS sudah aman dan tidak ada yang terutang. "Alasan mundur cuma itu saja, tidak ada yang lain," ungkapnya.

Bona merasa sangat senang karena dirinya bisa berbagi ilmu dengan para pemain selama melatih PSPS. "Yang berkesan dan tak bisa saya lupakan adalah ketika usai latihan dibawa makan lontong Pekanbaru," ujarnya.

Laga terakhir PSPS Riau bersama Bona Simanjuntak adalah melawan Cilegon United pada Sabtu (13/7) lalu, dan hasilnya PSPS takluk dengan skor telak 4-0. Pada babak pertama Cilegon United sudah unggul 2-0 melalui gol Teja Ridwan menit 8, dan Rinto Ali menit 16.

Di babak kedua, PSPS coba mengejar ketertinggalan, namun usaha anak asuh Bona itu berhasil dimentahkan pemain bertahan Cilegon United. Malah pada menit 47, gawang PSPS yang dijaga Ismail Hanafi kembali bobol lewat gol yang dicetak Jalwandi. Selanjutnya, pada menit 64 gawang PSPS kembali bobol lewat gol Ivan Ade. Skor 4-0 menutup laga tersebut, membuat PSPS tetap terpuruk di papan bawah klasemen sementara Liga 2 wilayah barat.

Bona menyebutkan, kekalahan timnya di Cilegon lewat proses yang hampir sama saat melawan Persita Tangerang sebelumnya. "Anak-anak terlambat mengantisipasi serangan lawan, dan pertahanan kita kondisinya masih sama," terang Bona.

Dia pun menambahkan, untuk laga selanjutnya PSPS tidak lagi ditangani dirinya. "Semoga PSPS bisa bangkit dengan pelatih baru nanti," harap Bona.

Manajemen Kaget
Sementara itu, mundurnya Bona Simanjuntak dari kursi pelatih kepala PSPS, sempat mengagetkan manajemen tim Asykar Bertuah. Bona disebut mundur mendadak usai PSPS kalah telak di markas Cilegon United, Sabtu (13/7) lalu.

"Mundurnya coach Bona sempat mengagetkan kami. Padahal dalam lawatan tandang PSPS berhasil meraih poin," ujar Humas PSPS Riau, Muhammad Teza Taufik kepada Tribun, Minggu (14/7).

Dikatakan, untuk sementara skuad PSPS dipercayakan kepada Raja Faisal yang selama ini menjabat asisten pelatih. "Untuk kepastian siapa pelatih kepala nantinya, akan dibicarakan dulu di tingkat manajemen," terang Teza.

Sesuai jadwal wilayah barat, PSPS selanjutnya akan menjalani laga kandang menjamu BaBel United pada Kamis (18/7) mendatang. Pertandingan rencananya akan dilaksanakan di Stadion Rumbai.

"Semoga di bawah coach Raja Faisal, PSPS bisa bangkit dan sukses meraih kemenangan," harap Teza. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved