Kuansing

Perburuan Buaya di Sungai Kuantan, Kuansing, Riau Dihentikan Sementara

Perburuan buaya di Sungai Kuantan, Kuantan Singingi, Riau dihentikan sementara.

Perburuan Buaya di Sungai Kuantan, Kuansing, Riau Dihentikan Sementara
Istimewa
Masyarakat menonton perburuan buaya di Sungai Kuantan yang ada di Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kuansing, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Perburuan buaya di Sungai Kuantan, tepatnya di wilayah Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau untuk sementara waktu dihentikan. Nantinya perburuan kembali akan dilakukan.

"Kita hentikan sementara waktu dulu," kata Kapolsek Cerenti AKP G Lumban Toruan, Minggu (14/7/2019).

Perburuan terakhir dilakukan Kamis (11/7/2019) setelah sejak tiga hari sebelumnya dilakukan pencarian.

Perburuan buaya ini melibatkan pawang yang didatangkan dari Kecamatan Pangean. Satu tim pawang didatangkan yang terdiri dari empat orang.

Pencarian tidak membuahkan hasil. Kapolsek mengatakan, pawang tidak berhasil menangkap buaya karena hiruk pikuk masyarakat yang datang menonton. Baik dari suara penonton maupun dari suara kendaraan yang dibawa.

Dikatakannya, perburuan buaya ini ternyata menyedot perhatian masyarakat. Sehingga masyarakat berbondong-bondong menonton di pinggir sungai.

"Masyarakat ramai dan ribut pula. Pawang dah minta maaf. Mereka ngak bisa kerja kalau ribut. Mereka butuh ketenangan," terangnya.

Karena keluhan sang pawang tersebut, akhirnya perburuan dihentikan. Perburuan akan dilakukan lagi ke depannya.

"Kapan waktu pencarian dilakukan lagi? Nanti tunggu waktu yang tepat," ujarnya.
Pj Kades Sikakak, Kecamatan Cerenti Alda juga membenarkan pencarian buaya ini. Namun memang untuk sementara waktu pencarian belum membuahkan hasil.

"Buayanya belum ketangkap, mungkin pintar buayanya," kata Alda.

Buaya di Sungai Kuantan, tepatnya di Desa Sikakak memang menyerang manusia akhir Juni lalu. Serangan sang buaya di sungai tersebut sudah terjadi setiap tahunnya. (Tribunpekanbaru.com/dian maja palti siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved