Lifestyle

VIDEO: Angka Kematian Akibat Kanker Serviks Tinggi, Dokter Sarankan Tidak Malu Periksakan Diri

Dalam rangka memberikan edukasi seputar bidang kesehatan kepada masyarakat, RS Awal Bros Pekanbaru menggelar kegiatan seminar awam, Sabtu (13/7/2019)

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka memberikan edukasi seputar bidang kesehatan kepada masyarakat, RS Awal Bros Pekanbaru menggelar kegiatan seminar awam, Sabtu (13/7/2019).

Tema yang diambil, yaitu tentang mengenali dan mencegah kanker serviks sedari dini.

Pemateri untuk tema ini, dr. Zaldy Zaimi, Sp.OG menjelaskan, berdasarkan data nasional, angka kanker serviks yang menimpa kaum hawa ini terbilang masih sangat tinggi.

"Angka kanker serviks di Indonesia itu, yang diharapkan tiap tahunnya turun, malah tambah naik. Tahun 2004 ada sekitar 40 kasus kematian dalam 24 jam. 2018 meningkat 88 kasus dalam 24 jam, peningkatannya signifikan," kata dr. Zaldy usai memberi materi seminar di ruang Awaloeddin Function Hall RS Awal Bros Pekanbaru.

Padahal disebutkan dr. Zaldy, virus penyebar kanker serviks, yaitu Human Papilloma Virus (HPV), bisa dideteksi lebih dini dalam tubuh.

Baca: Akibat Kanker Serviks, 88 Orang Meninggal Setiap Hari. Padahal Bisa Dicegah dengan Cara Ini

Baca: Tutup Usia Setelah Berjuang Lawan Kanker, Foto Terakhir yang Diunggah Sutopo Purwo Jadi Perbincangan

"Bisa diketahui bagaimana dia penyebarannya, hinggap ditubuh manusianya. Ada pre cancer, jadi sebenarnya bisa dicegah, ada vaksinnya juga," ujarnya.

Lebih jauh dipaparkan dr. Zaldy, sayangnya tidak semua wanita mau rutin memeriksakan diri.

Kebanyakan mereka menunggu sampai ada keluhan yang parah, baru datang ke dokter. Seperti pendarahan yang banyak, keputihan yang bau, dan lain-lain.

"Makanya kebanyakan pasien datang setelah masuk ke fase stadium panjang, sudah dalam kondisi penyakit yang lanjut," tuturnya.

Dia menyatakan, untuk itu seorang wanita harus rutin melakukan kontrol ke dokter kandungan minimal 1 tahun sekali, untuk pap smear. Jangan sampai menunggu ada keluhan.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved