Lifestyle

VIDEO: Angka Kematian Akibat Kanker Serviks Tinggi, Dokter Sarankan Tidak Malu Periksakan Diri

Dalam rangka memberikan edukasi seputar bidang kesehatan kepada masyarakat, RS Awal Bros Pekanbaru menggelar kegiatan seminar awam, Sabtu (13/7/2019)

"Pap smear itu bukan hanya untuk identifikasi kanker serviks saja. Tapi juga infeksi jamur, penyakit yang lain bisa diketahui. Kalau hasilnya normal, bisa lanjut vaksin," sebutnya.

"Vaksin itu sudah bisa mencegah kanker serviks. Ada 3 kali. Setiap 2 bulan. Cukup itu saja seumur hidup," sambung dia lagi.

Dr. Zaldy mengimbau, para wanita hendaknya tidak usah malu untuk datang berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter kandungan.

"Padahal dokternya kan wanita juga. Kanker serviks tidak bisa diketahui dari pemeriksaan perut atau USG. Wajib harus pap smear," tutupnya.

Selain mengambil tema kanker serviks, dalam kegiatan seminar awam ini juga menghadirkan pemateri dr. Cece Alfalah, Sp.A (K) yang membahas tentang pencegahan cacar air, campak, gondongan, dan rubella pada anak.

"Jadi untuk penyakit yang disebabkan oleh virus ini, seharusnya sudah tidak ada lagi. Karena sudah bisa ditangkal lewat imunisasi dan vaksin," tutur dr. Cece.

Dia menambahkan, untuk penyakit campak, vaksinnya saat ini sudah tersedia kombinasi dengan rubella dan gondongan.

"Dikenal juga dengan MMR. Untuk cacar air itu masih satu, vaksin varicella. Kedua jenis vaksin ini belum dapat sepenuhnya dibiayai pemerintah. Masih kesadaran orangtua," tutupnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved