Breaking News:

Indragiri Hulu

Lupa Memadamkan Api Saat Bakar Sampah, Tiga Hektar Lahan di Kuala Cenaku Riau Hangus Terbakar

Kebakaran yang melanda tiga hektar lahan membuat warga Kuala Cenaku, aparat Kepolisiandan anggota KPBD Inhu kewalahan.

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Ariestia
Polres Inhu
Tersangka Puji Sugiono (33), warga Desa Rawa Sekip, Kecamatan Kuala Cenaku dan barang bukti tiga ranting pohon yang terbakar. 

Lupa Memadamkan Api Saat Bakar Sampah, Tiga Hektar Lahan di Kuala Cenaku Riau Hangus Terbakar

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Kebakaran yang melanda tiga hektar lahan perkebunan di Sp Dua Desa Rawa Sekip, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Jumat (12/7/2019) lalu membuat warga Kuala Cenaku, aparat Kepolisian Polsek Kuala Cenaku dan anggota Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu kewalahan.

Pasalnya tiga hektar areal yang terbakar merupakan areal gambut dan ditumbuhi tanaman kelapa sawit.

Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya Polisi mengamankan seorang warga Desa Rawa Sekip, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Inhu atas nama Puji Sugiono (33).

Baca: Kabar Salmafina. Buktikan Bukan Anak Durhaka, Bertemu Ibunya Tapi Tidak Dengan Sunan?

Puji diamankan atas dugaan melakukan pembakaran lahan dan hutan ( Karlahut).

Menurut informasi dari Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Puji diamankan di rumahnya pada Jumat (12/7/2019).

"Pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan petugas," kata Misran, Senin (15/7/2019).

Selanjutnya Puji Sugiono dibawa ke kantor Polsek Kuala Cenaku untuk diinterogasi lebih lanjut terkait perbuatannya. Hasil interogasi, Puji mengakui bahwa ia melakukan pembakaran lahan di lokasi tersebut.

Bermula pada tanggal 9 Juli 2019 sekira pukul 09.00 Wib, Puji membakar sampah dedaunan dan ranting di kebun tersebut.

"Pengakuan pelaku, dirinya berniat menanam kedelai di lahan tersebut, oleh karena itu ia membersihkan sampah dedaunan dan ranting yang ada di kebun tersebut," kata Misran. Kemudian sore hari, Puji memadamkan api tersebut.

Baca: BREAKING NEWS: Mobnas Bawa 5 Pegawai Disdik Pelalawan Riau Tabrakan di Jalintim, 1 Orang Terluka

Pada tanggal 12 Juli 2019, Puji kembali ke kebun tersebut untuk melanjutkan pekerjaan membersihkan sampah di lahan tersebut.

Sekira pukul 09.00 WIB, Puji mulai membersihkan sampah dedaunan dan ranting kemudian membakarnya. Namun sekira pukul 11.00 Wib, Puji meninggalkan kebunnya tanpa terlebih dahulu memadamkan api karena hendak melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Sekira pukul 14.00 Wib, Puji kembali ke kebunnya dan melihat kobaran api sudah membesar dan menyebar.

"Kondisi cuaca pada hari itu panas disertai angin kencang, sehingga api dengan mudah cepat menyebar," kata Misran.

Saat api semakin membesar dan tidak terkendali, kebakaran itupun menyebar hingga membakar kurang lebih tiga hektar areal kebun.

Kebakaran tersebut juga menimbulkan asap. Beruntung, 20 orang warga, 15 orang petugas KPBD Inhu dan lima orang personil Polsek Kuala Cenaku berhasil memadamkan api dengan cepat. Sehingga api berhasil dipadamkan.

Baca: Tangis Galih Ginanjar Pecah dalam Penjara, Barbie Kumalasari Ungkap Kesedihan Ibunda Galih

Misran mengatakan, pelaku pembakaran lahan masih ditahan di Polsek Kuala Cenaku. Polisi juga mengamankan satu korek api dan tiga potong kayu bekas terbakar.

"Nantinya perkara ini akan dilimpahkan untuk ditangani lebih lanjut oleh Satreskrim Tipiter Polres Inhu," kata Misran. Pada akhir wawancara Misran turut mengimbau agar warga jangan melakukan pembakaran lahan. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved