Karhutla

Lupa Padamkan Api Usai Bakar Sampah, Warga Desa Rawa Sekip Ditahan Diduga Sebabkan 3 Ha Hangus

Tiga hektare lahan perkebunan di SP Dua Desa Rawa Sekip, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terbakar.

Lupa Padamkan Api Usai Bakar Sampah, Warga Desa Rawa Sekip Ditahan Diduga Sebabkan 3 Ha Hangus
istimewa
Tim gabungan berhasil melakukan pemadaman lahan yang terbakar di Dusun Empat Beringin Jaya, Desa Pesajian, Kecamatan Batang Peranap, Inhu Minggu (14/7/2019). 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Tiga hektare lahan perkebunan di SP Dua Desa Rawa Sekip, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terbakar.

Lahan yang terbakar merupakan areal gambut yang ditumbuhi kelapa sawit hingga membuat warga, aparat Polsek Kuala Cenaku dan anggota Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu kewalahan memadamkan api.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengamankan PS (33) karena diduga melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Aipda Misran menjelaskan, PS diamankan di rumahnya di Desa Rawa Sekipo, Jumat (12/7/2019).

"Pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan petugas," kata Misran, Senin (15/7/2019).

Dari hasil interogasi pihak kepolisian, PS mengakui telah melakukan pembakaran di lokasi tersebut. Bermula pada 9 Juli 2019 sekira pukul 09.00 WIB, PS membakar sampah dedaunan dan ranting.

"Pengakuan pelaku, dia berniat menanam kedelai, karena itu ia membersihkan sampah dedaunan dan ranting yang ada di kebun tersebut," ujar Misran.

Kemudian sore hari, PS memadamkan api pembakaran ranting. Pada 12 Juli 2019, PS kembali ke kebun tersebut untuk melanjutkan pekerjaan membersihkan sampah di lahan itu. Sekira pukul 09.00 WIB, PS mulai membersihkan sampah dedaunan dan ranting kemudian membakarnya.

Namun sekira pukul 11.00 WIB, Puji meninggalkan kebunnya tanpa terlebih dahulu memadamkan api karena hendak melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Seusai Salat Jumat sekitar pukul 14.00 Wib, Puji kembali ke kebunnya dan melihat kobaran api sudah membesar dan menyebar.

"Kondisi cuaca pada hari itu panas disertai angin kencang, sehingga api dengan mudah cepat menyebar," kata Misran.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved