Pekanbaru

Orangtua Siswa SDN 1 Pekanbaru Harap Areal Sekolah Tidak Dibongkar

Orangtua siswa di SDN tersebut berharap penggabungan sekolah ini tidak berdampak bagi situasi belajar mengajar siswa.

Orangtua Siswa SDN 1 Pekanbaru Harap Areal Sekolah Tidak Dibongkar
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Para siswa tampak meninggalkan SDN 01 Pekanbaru. Ada tiga SDN tersebut di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru sudah bergabung menjadi satu. Ketiga sekolah itu yakni SDN 01 Pekanbaru, SDN 10 Pekanbaru dan SDN 156 Pekanbaru. 

Orangtua Siswa SDN 1 Pekanbaru Harap Areal Sekolah Tidak Dibongkar

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penggabungan tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru sempat mendapat penolakan dari komite sekolah. Tiga sekolah itu kini menjadi SDN 01 Pekanbaru.

Awalnya ada tiga sekolah dalam satu areal itu. Ketiga sekolah yakni SDN 01 Pekanbaru, SDN 10 Pekanbaru dan SDN 156 Pekanbaru.

Orangtua siswa di SDN tersebut berharap penggabungan sekolah ini tidak berdampak bagi situasi belajar mengajar siswa.

"Kalau bisa jangan berdampak bagi anak-anak," jelas satu orangtua siswa, Merry kepada Tribun, Senin (15/7/2019).

Baca: FOTO: Jalan Amblas di Pekanbaru ini Hampir Memakan Setengah Badan Jalan

Orangtua siswa kelas enam di SD tersebut mengaku awalnya tidak setuju dengan penggabungan. Apalagi mendengar rencana pembongkaran sebagian sekolah tersebut.

Merry berharap tidak ada pembongkaran di areal sekolah.

"Kalau bongkar saya ngga setuju. Kalau sekolahnya gabung, ya setuju saja," harapnya.

Kepala SDN 1 Pekanbaru, Hamidi Syam memastikan tidak ada lagi gejolak di sekolah itu. Pasca penggabungan tiga sekolah tersebut.

Ia mengklaim para orangtua sudah menerima penggabungan sekolah ini.
Para orangtua siswa sudah memahaminya.

Baca: Tiga Bulan di Pekanbaru, Warga Lampung Nekat Jadi Begal Motor, Pakai Samurai Saat Beraksi

Hamidi menyebut tidak ada permasalahan lagi di sekolah itu. Bahkan seluruh ruang kelas di tiga sekolah sudah terpakai.

"Kita pastikan tidak ada gejolak. Orangtua siswa sudah menerima," ulasnya.

Hamidi mengatakan bahwa aktivitas sekolah sudah normal. Ada rencana bakal melakukan pertemuan dengan mantan anggota komite di sekolah itu. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved