Karhutla

Pemadaman Terbantu Hujan, Karhutla Meluas, Konsesi PT Ekawana Seluas 10 Ha Ikut Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sempat meluas di Kabupaten Siak. Sebanyak 4 titik api hingga Senin (15/7/2019) masih mengeluarkan asap.

Pemadaman Terbantu Hujan, Karhutla Meluas, Konsesi PT Ekawana Seluas 10 Ha Ikut Terbakar
FOTO/ISTIMEWA
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api yang terbakar di lahan perusahaan. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sempat meluas di Kabupaten Siak. Sebanyak 4 titik api hingga Senin (15/7/2019) masih mengeluarkan asap.

"Alhamdulillah, semalam turun hujan lebat sangat membantu kami. Namun kami masih standby karena masih keluar asap pada lokasi kebakaran," kata Kepala Bidang Damkar BPBD Siak Irwan Pryatna.

Empat titik api yang masih menyemburkan asap tersebut berada di Km 79 Dayun, Km 69 Dayun, di Kampung Bunsur Kecamatan Sungai Apit dan di Jalan Pendidikan Kampung Tualang.

Di Km 79 Dayun areal terbakar mencapai 10 hektare. Diketahui lahan yang terbakar merupakan konsesi PT Ekawana. Sedangkan di tiga titik lainnya masing-masing 1,5-2 hektare.

"Di Km 79 pemilik merupakan konsesi PT Ekawana, diperkirakan sudah terjadi kebakaran sejak Jumat (12/7/2019). Titik apinya masih ada sampai Minggu malam sebelum hujan turun. Nah, Senin ini masih berasap," terang Irwan.

Ia mengatakan, pada areal PT Ekawana yang terbakar diduga digarap oleh masyarakat. Sebab, sebagian lahan yang terbakar sudah ditanami kelapa sawit sisanya masih semak belukar.

"Penyebab dan pelaku masih diselidiki pihak kepolisian. Kami fokus saja pada pemadaman," kata dia.

Pihaknya sudah masuk ke areal terbakar dengan membawa peralatan. Pemadam dari PT Ekawana juga masuk ke dalam lokasi kebakaran dengan membawa alat pemadam sebanyak 7 unit.

Sedangkan pemadam dari PT RAPP masuk ke dalam lokasi kebakaran tersebut dengan membawa 3 unit mesin pemadam.

"Pada Sabtu kemarin juga sudah dibantu water bombing oleh helikopter dari BNPB 1 unit dan helikopter Kementerian LHK 1 unit. Menurut pengamatan dari tempat kejadian titik api berasal dari sempadan lahan milik warga yang kondisinya belukar,"ujarnya.

Kegiatan pemadaman dan pendinginan lahan juga dilaksanakan oleh personel gabungan Koramil 03/Siak, Polsek Siak, Damkar PT Ekawana, Damkar PT RAPP dan Damkar Siak. Jumlah personel mencapai 69 orang.

Peralatan yang tersedia dari PT Ekawana, maxtre 1 unit dan minitrax 4 unit. Sedangkan dari PT RAPP maxtre 2 unit dan alat berat exavator 1 unit.

Selain pemadaman juga dilaksanakan pembuatan sekat kanal memakai exavator. Tujuannya untuk mengantisispasi merembetnya api ke wilayah lain. Sekat kanal tersebut dibuat mengelilingi lahan terbakar.
Pada sekat itu juga dibuat embung untuk sumber air pemadaman dan pendinginan lahan.

"Untuk titik lain tetap dalam pantauan. Personel juga membagi diri untuk menguasai seluruh titik kebakaran," kata dia. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved