TERUNGKAP Motif Penganiayaan Siswa Taruna di Palembang Hingga Tewas: Pelaku Mengaku Kesal

Suasana tampak ramai saat proses rekontruksi tewasnya Siswa SMA Taruna atas nama DJ.

TERUNGKAP Motif Penganiayaan Siswa Taruna di Palembang Hingga Tewas: Pelaku Mengaku Kesal
Facebook
Delwyn Juliandro, siswa SMA Taruna Nusantara Indonesia Palembang meninggal dunia saat mengikuti masa orientasi sekolah (MOS), Sabtu (13/7/2019) 

TERUNGKAP Motif Penganiayaan Siswa Taruna di Palembang Hingga Tewas: Pelaku Mengaku Kesal

TRIBUNPEKANBARU.COM - Polresta Palembang ternyata telah menetapkan tersangka yang mengakibatkan tewasnya satu Siswa Taruna Indonesia Palembang sejak semalam.

Tersangka itu ikuti hadir saat rekontruksi yang dilakukan oleh Kepolisian Polresta Palembang, Senin (15/7/2019).

Suasana tampak ramai saat proses rekontruksi tewasnya Siswa SMA Taruna atas nama DJ.

DJ meninggal Sabtu kemarin saat mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS).

Tersangka yang ditetapkan berinisial Obi Frisman (24 tahun), diketahui adalah Pembina yang ditunjuk oleh pihak sekolah.

"Penetapan tersangka atas kasus pembunuhan siswa SMA Taruna sudah kita tetapkan semalam atas nama Obi Frisman yang ternyata ditunjuk dari sekolah sebagai pembina."

"Motifnya ialah karena Obby (Tsk) melihat korban ini males-malesan sehingga ia kesal dan melakukan pemukulan kepada korban."

Adegan tersangka Obi memukul kepala korban pada saat rekontruksi di belakang komplek perumahan bagian belakang sekolah SMA Taruna Indonesia Palembang, Senin (5/7/2019)
Adegan tersangka Obi memukul kepala korban pada saat rekontruksi di belakang komplek perumahan bagian belakang sekolah SMA Taruna Indonesia Palembang, Senin (5/7/2019) (Sripo/ Haris Widodo)

Baca: VIDEO STREAMING DStar Indosiar Grup 10 Top 30 Round 2 Malam Ini Jam 19.30, Aksi Ika, Reza & Subro

Baca: Hari Pertama Sekolah, Begini Ciri dan Tipe Anak yang Rentan Alami Bullying di Sekolah

Baca: KLASEMEN & HASIL DStar Indosiar, Aulia Geser Weni, Fildan Rara dan Selfi 3 Teratas (VIDEO)

"Lalu korban sempat memaki tersangka sehingga membuat tersangka melakukan pemukulan lagi terhadap korban," ujar Kanit Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi.

Dari keterangannya saksi yang diperiksa saat penyeledikan ada 21 orang namun telah mengerucut menjadi 15 orang.

 

Saat ini Polresta Palembang sedang melakukan penyidikan lebih mendalam terhadap legalitas dan kompetensi dari tersngka Obby.

Rekonstruksi yang dilaksanakan pukul 14.00 tadi menampilkan empat adegan.

Dalam rekonstruksi adegan tersebut terlihat korban merasa kelelahan setelah melakuakan perjalanan yang panjang yaitu dari Talang Jambi sampai ke belakang sekolah.

Baca: Kasus Pencabulan di Pondok Pesanteren Oleh Pimpinan dan Guru di Lhokseumawe, Korban Kian Bertamabah

Baca: Terbakar Sejak Jumat Lalu, Lahan PT Ekawana Mulai Padam Dibantu Guyuran Hujan

Serta ada juga pemukulan terhadap korban menggunakan bambu di bagian kepala sebelah kanan.

"Ya seperti itulah yang kita lihat tadi rekontruksinya adanya saksi dan keterangan saksi dilapangan menjadi buktinya. Namun lebih luasnya kita akannl lihat dipersidangan,"ujar pengacara tersangka Azhari. (SP/ Haris Widodo)

Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved