Pekanbaru

Tiga SD Negeri di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru Akhirnya Jadi Satu

Tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru sudah bergabung menjadi satu.

Tiga SD Negeri di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru Akhirnya Jadi Satu
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Para siswa tampak meninggalkan SDN 01 Pekanbaru. Ada tiga SDN tersebut di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru sudah bergabung menjadi satu. Ketiga sekolah itu yakni SDN 01 Pekanbaru, SDN 10 Pekanbaru dan SDN 156 Pekanbaru. 

Tiga SD Negeri di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru Akhirnya Jadi Satu

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru sudah bergabung menjadi satu.

Ketiga sekolah itu yakni SDN 01 Pekanbaru, SDN 10 Pekanbaru dan SDN 156 Pekanbaru.

Ketiga sekolah yang berada dalam satu komplek kini menjadi SDN 01 Pekanbaru. Aktivitas di sekolah itu tampak normal.

Ada sejumlah orangtua siswa kelas satu yang menanti anaknya.

Penyatuan ketiga sekolah ini sudah berlangsung sejak akhir pekan kemarin.

"Jadi ketiga SDN ini sudah bergabung satu. Tapi SK belum kita terima," jelas Kepala SDN 01 Pekanbaru, Hamidi Syam kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (15/7/2019).

Baca: Tiga SD di Pekanbaru Dimerger, Lahannya Ada Kemungkinan Dibisniskan

Menurutnya, proses penggabungan tiga sekolah ini sudah berlangsung pada Sabtu kemarin. Pihak sekolah sudah melakukan kalkulasi terhadap jumlah siswa di tiga sekolah ini.

Total ada 566 siswa di tiga sekolah itu. Rinciannya SDN 1 Pekanbaru sebanyak 289 siswa, SDN 10 Pekanbaru sebanyak 106 siswa dan SDN 156 Pekanbaru sebanyak 171 siswa.

Hamidi memastikan seluruh siswa mendapat ruang kelas. Ia menyebut tidak ada siswa yang belum mendapat ruang kelas.

"Bahkan Sabtu baru terbagi kelasnya," paparnya.

Baca: Disdik Pekanbaru Bakal Mutasi Kepsek yang Sekolahnya Dimerger

Para siswa belajar di 20 ruang kelas. Kelas enam dan kelas lima masing-masing dapat empat ruang kelas.

Kemudian untuk kelas satu, kelas dua, kelas tiga dan kelas empat masing-masing tiga ruang kelas. Satu ruang kelas berkisar 30 hingga 35 siswa.

"Sebelum disatukan setiap kelasnya cuma berisi 16 hingga 17 siswa," jelas Hamidi. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved