BMKG Sebut Gempa Bali Bermekanisme Oblique Thrust, Gempa Yang Unik Pernah Terjadi di Aceh

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, Gempa Bali tidak berpotensi tsunami.

BMKG Sebut Gempa Bali Bermekanisme Oblique Thrust, Gempa Yang Unik Pernah Terjadi di Aceh
Twitter @infoBMKG @BNPB_Indonesia
BMKG Sebut Gempa Bali Bermekanisme Oblique Thrust, Gempa Yang Unik Pernah Terjadi di Aceh 

BMKG Sebut Gempa Bali Bermekanisme Oblique Thrust, Gempa Yang Unik Pernah Terjadi di Aceh

TRIBUNPEKANBARU.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, Gempa Bali tidak berpotensi tsunami.

Gempa Bali Bermagnito 6 dimutakhir menjadi M 5,8 yang terjadi pada Selasa (16/7/2019) pukul 07.18 WIB.

Episentrum gempa Bali ini berada di 83 km barat daya Nusa Dua, Bali di kedalaman 104 kilometer.

Meski gempa Bali ini tidak berpotensi tsunami, gempa itu memiliki mekanisme yang unik, yaitu perpaduan pergerakan sesar naik dan mendatar.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapnya, Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi (Bali) ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik mendatar (oblique thrust).

BMKG merilis bahwa guncangan gempa Bali ini paling dirasakan di daerah Bandung, dengan intensitas V MMI.

Dengan intensitas itu, bangunan bisa mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Baca: VIDEO HASIL & Cuplikan Gol Persipura Jayapura vs Madura United: Madura Telan Kekalahan Pertama

Baca: Video Live Streaming liga 1 Indosiar Persib Vs Kalteng Putra, Persib Tak Mau Puasa Kemenangan

Baca: VIDEO Ramalan Zodiak Besok, Rabu 17 Juli 2019, Virgo Cerdik, Sagitarius Dermawan & Aries Sempurna

Berdasarkan arsip pemberitaan Kompas.com, mekanisme gempa oblique thrust seperti gempa Bali tergolong unik.

Gempa dengan mekanisme itu pernah terjadi di Aceh pada 11 April 2012. Hanya, keduanya berbeda lokasi.

Gempa Aceh berpusat di area outer rise, sementara gempa Bali ini berpusat di zona subduksi.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved