Berita Riau

Dua OPD Pemprov Riau Terancam Tak Dapat DAK Fisik Tahun 2019

Dinas Perikanan dan Kelautan serta RSUD Arifin Ahmad terancam tidak mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2019.

Dua OPD Pemprov Riau Terancam Tak Dapat DAK Fisik Tahun 2019
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau terancam tidak mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2019.

Dua OPD yang dimaksud adalah Dinas Perikanan dan RSUD Arifin Ahmad.

Plt Asisten II Setdaprov Riau, Indra SE, Selasa (16/7/2019) mengatakan, dari 13 OPD penerima DAK fisik tahun ini, terdapat dua OPD terancam tak bisa menggunakan dana tersebut.

Sebab mendekati batas akhir pengajuan pencarian anggaran, dua OPD iniana masih belum menyelesaikan proses administrasi.

"Sekarang kami masih komunikasi dengan OPD terkait apa kendala yang dihadapi, sehingga mereka sedikit kesulitan untuk melaksanakan DAK fisik itu," katanya.

Kegiatan DAK fisik di RSUD Arifin Achmad, diketahui digunakan untuk pembangunan instalasi pengolahan limbah.

Baca: Hasil Indonesia Open 2019, Inilah Wakil Indonesia yang Melaju ke Babak Kedua

Baca: JCh Ini Jatuh Sakit karena Kelelahan. Sudah Dirawat di KKHI Mekah

Namun hingga saat ini belum terdapat Detail Engineering Desain (DED) untuk pembangunan instalasi pengelolaan limbat tersebut.

"Untuk pelaksanaan konstruksi kan tidak mungkin bisa dilakukan kalau tidak ada DED-nya. Begitu juga di Dinas Perikanan, saat ini ada DED yang masih dalam proses lelang. Mereka masih mengusahakan agar segera bisa diusulkan untuk pencairan DAK pada tahap pertama ini. Tapi apakah memungkinkan dengan sisa waktu pencairan lelang sudah selesai, itu yang kita belum bisa pastikan," ujarnya.

Menurut keterangan Indra, hingga saat ini Pemprov Riau belum melakukan pencairan DAK fisik tahap satu.

Pasalnya saat ini tiga OPD Pemprov Riau yang menerima DAK masih melengkapi dokumen untuk pencairan tahap satu.

Untuk pencairan DAK fisik tahap pertama ini paling lambat 22 Juli 2019.

Karena itu, Indra berharap proses tersebut bisa dilaksanakan OPD dengan sebaik-baiknya, sehingga sebelum tenggang waktu yang diberikan.

"Sekarang OPD penerima DAK fisik sedang melengkapi dokumen-dokumen untuk pengajuan pencairan tahap pertama. Kita sudah kumpulkan OPD, intinya semua masih on progress," katanya.

Seperti diketahui, tahun 2019 Pemprov Riau menerima DAK fisik sebesar Rp300 miliar lebih, yang dialokasikan di 13 OPD di antaranya Dinas Pendidikan Rp130,6 miliar, Dinas Kesehatan Rp11 miliar, RSUD Arifin Achmad Rp33,8 miliar, RSUD Petala Bumi Rp3,7 miliar, Rumah Sakit Jiwa Tampan Rp2,75 miliar.

Kemudian Dinas PUPR Rp88,2 miliar, Dinas Pariwisata Rp2,031 miliar, Dinas Kelautan dan Perikanan Rp4,3 miliar, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Rp5,7 miliar, Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Rp6,1 miliar, Disdagkop-UKM Rp3,4 miliar, dan Dinas LHK Rp1,6 miliar. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved