Lima Kepala OPD Pemko Pekanbaru Masih Dijabat Pelaksana Tugas

Sejumlah posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru belum dijabat oleh pejabat defenitif.

Lima Kepala OPD Pemko Pekanbaru Masih Dijabat Pelaksana Tugas
Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Mutasi Pejabat Pemko Pekanbaru, Januari 2019. Hingga saat ini lima OPD masih dijabat plt. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru belum dijabat oleh pejabat defenitif.

Posisi kepala OPD hingga kini masih dijabat oleh pelaksana tugas atau plt.

Informasi yang dirangkum Tribun, posisi yang masih dijabat oleh plt terdapat pada lima OPD. Rinciannya yakni Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru.

Kemudian Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru. Lalu Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru kini dijabat Muhammad Amin. Ia merupakan kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Pekanbaru.

Plt Kepala BPKAD Kota Pekanbaru kini dijabat Syoffaizal. Ia merupakan Sekretaris BPKAD Kota Pekanbaru.

Sementara Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru dijabat oleh Idrus. Sedangkan Plt Kepala BPBD Kota Pekanbaru dijabat oleh Burhan Gurning.

Satu posisi lagi yakni Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru dijabat Yuliarso. Ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Noer MBS tidak menampik masih ada pejabat di lingkungan OPD pemerintah kota masih plt.

Ia mengaku jabatan tersebut belum diduduki oleh pejabat defenitif hingga kini.

Ada rencana tahun ini bakal diisi oleh pejabat defenitif. "Ada rencana diisi oleh pejabat defenitif pada tahun ini," ujar Noer kepada Tribun, Selasa (16/7/2019).

Menurutnya, rencana proses assesment bakal digelar dalam waktu dekat. Ia menyebut proses assesment masih tahap penyusunan.

Proses assesment ini untuk menjaring para calon pejabat defenitif lewat seleksi terbuka. Para pejabat nantinya bisa ikut dalam seleksi terbuka itu.

"Nanti tergantung arahan dari pak walikota. Kita susun dulu," ulasnya. (*)

Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved