Inhu

Seekor Gajah Liar Sakit Terpisah dari Kawanan, BKSDA Turunkan Tim Medis

Satu ekor gajah liar di daerah Baturijal, Inhu didapati dalam kondisi sakit saat dalam penggiringan, sehingga terpisah dari kawanannya.

Seekor Gajah Liar Sakit Terpisah dari Kawanan, BKSDA Turunkan Tim Medis
Istimewa
Gajah latih dan gajah liar di Kecamatan Peranap, Inhu. 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Satu ekor gajah liar di daerah Baturijal, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) didapati dalam kondisi sakit saat dalam penggiringan, sehingga terpisah dari kawanannya.

Kepala Bidang Wilayah I Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Andri Hansen Siregar mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim medis untuk mengecek kesehatan gajah liar itu.

"Informasi awal gajah liar itu mengalami sakit pencernaan, karena ditemukan fesesnya encer dan bercacing," jelas Andri, Selasa (16/7/2019).

Namun saat hendak dilakukan observasi, tim kesulitan karena gajah selalu menghindar. "Sikapnya menunjukan perilaku normal dan susah didekati," kata Andri.

Untuk memastikan kondisi kesehatan gajah, perlu dilakukan observasi oleh tim medis yang dikirimkan oleh BKSDA Inhu.

Tim medis terdiri dari satu orang dokter hewan dan satu orang perawat hewan serta dibantu oleh dokter hewan di daerah setempat.

"Tim medis sudah berangkat ke lokasi hari Minggu kemarin, tapi masih belum bisa melakukan observasi karena hujan seharian kemarin membuat tim kesulitan melakukan pemantauan terhadap gajah," kata Andri.

Untuk melakukan observasi, kata Andri harus dilakukan dari dekat. Bila diperlukan nantinya akan dilakukan pembiusan.

Sehingga tim medis bisa mengecek kondisi kesehatan gajah liar tersebut. Andri mengatakan kemungkinan gajah tersebut sakit dikarenakan stres akibat penggiringan. (Tribunpekanbaru.com/bynton simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved