Berita Riau

VIDEO: Detik Detik Insiden Balap Motor di Bengkalis Menabrak Penonton Hingga Tewas

Secara tiba tiba seorang pembalap melaju dan terjatuh, kendaraan pembalap ini terbang keluar arena dan menghantam penonton.

TRIBUNBENGKALIS.COMENGKALIS - Kejuaraan daerah (Kejurda) balap motor yang dimotori Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bengkalis akhir pekan kemarin menyisakan luka mendalam terhadap keluarga Muhanmad Syukur.

Pasalnya Muhammad Syukur yang menonton Balapan ini meninggal dunia setelah terseret motor salah satu pembalap yang mengalami kecelakaan saat meninkung diarena balap. 

Korban bernama Syukur saat putaran sore balapan berada luar arena sekitaran tingkungan sirkuit non permanen Bengkalis yang dibuat oleh panitia.

Secara tiba tiba seorang pembalap melaju dan terjatuh, kendaraan pembalap ini terbang keluar arena dan menghantam penonton.

Syukur yang menjadi korban saat itu langsung dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Bengkalis.

Baca: Penonton Tewas Dihantam Motor, Polisi Akan Panggil Penyelenggara Kejurda Balap di Bengkalis Riau

Baca: Temukan Sabu 18,8 Kg Sekitar Kedainya di Bengkalis Riau, Solihin: Alamak, Biasanya Cuma di Televisi

Baca: VIDEO: Tim Voli Putra Kampar Kalahkan Bengkalis di Piala Gubernur Riau Pelajar 2019

Setelah mendapatkan perawatan beberapa jam kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.

Kejadian ini diungkap Abang korban Muhammad Amin kepada awak media saat dikunjungi di rumah duka, Senin (15/7) siang.

Menurut Amin adiknya sempat dirawat di RSUD Bengkalis sebelum menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 01.40 WIB dini hari tadi.

"Adik saya sempat mendapatkan perawatan di RSUD dan lewati masa kritis usai insiden di arena balap. Saya dapat informasi sekitar magrib, waktu itu masih kritis, kemudian habis isya saya dari Bunga Raya ke Bengkalis sampai pukul 23.00 WIB. Waktu saya sampai masa kritisnya sudah lewat dan dirawat di ruang rawat lantai III RSUD Bengkalis " ungkap Amin.

Lewat masa kritis, Muhammad Amin mengira adik kandungnya bakal pulih. Namun belum lama masuk ruang perawatan lantai III RSUD Bengkalis, Syukur menghembuskan nafas terakhirnya.

"Lepas dari masa kritis dia bisa ngomong, orang beranggapan dia bisa pulih dan sembuh, namun tidak lama meninggal dunia,"terang Amin.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved