Sempat Membara Pada Hari Minggu, Titik Api di Pelalawan Hari ini Nihil
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau Hari ini, Rabu (17/7/2019), terpantau tidak ada.
Penulis: johanes | Editor: Ilham Yafiz
Sempat Membara Pada Hari Minggu, Titik Api di Pelalawan Hari ini Nihil
TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau Hari ini, Rabu (17/7/2019), terpantau tidak ada.
Berdasarkan pantauan satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru Hotspot atau titik panas dan firespot atau titik api di Kabupaten Pelalawan tidak ada.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, titik panas dan titik api nihil disebabkan terjadinya hujan lokal di beberapa daerah di Pelalawan.
Demikian juga dua dua Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terakhir yang terpantau di Desa Petani Kecamatan Bunut dan areal Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) pada Minggu (14/7/2019) lalu padam dengan bantuan hujan lokal.
Selain itu, pemadaman maksimal juga dilakukan oleh tim gabungan.
"Hujan memang cukup membantu personil tim gabungan di lapangan. Kalau hari ini daerah kita clear titik panas maupun titik api," beber Hadi Penandio, kepada Tribunpelalawan.com, Rabu (17/7/2019).
Meski demikian, kata Hadi Penandio, pihaknya dari tim gabungan tetap siaga dan melakukan patroli rutin khususnya di areal-areal yang berpotensi terbakar.
Sistem patroli dilakukan secara rayonisasi per kecamatan yang telah dibagi-bagi.
Personil kecamatan berasal dari instansi gabungan seperti tim kecamatan, TNI, polri, masyarakat peduli api, perusahaan, serta instansi lainnya.
Patroli rayonisasi ini bertujuan untuk memantau adanya titik api yang tidak terdeteksi oleh satelit di lokasi tertentu.
Kemudian mengecek adanya titik panas yang terpantau dan memastikan kondiis di lapangan.
Hingga melakukan penanganan dan penanggulangan awal jika terjadi Karhutla di lahan yang termasuk dalam rayon.
"Hasil rapat koordinasi kita pekan lalu, diteruskan ke masing-masing kecamatan sesuai rayonisasi yang melibatkan semua stakeholder. Jadi komunikasi dan koordinasi akan lebih mudah," tandasnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/karhutla-pelalawan-minggu-14-juli.jpg)