Kepulauan Meranti

Sosok Rita, Istri Polisi yang Nyaris Diamuk Warga di Meranti Riau, Tak Bergaul & Sering Pulang Malam

Bahkan Rita dikenal menutup diri dengan masyarakat sekitar dan tidak banyak yang mengetahui aktivitasnya sehari-hari.

Sosok Rita, Istri Polisi yang Nyaris Diamuk Warga di Meranti Riau, Tak Bergaul & Sering Pulang Malam
istimewa
Seorang istri polisi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau nyaris diamuk warga pada Selasa (9/7/2019) malam. 
Sosok Rita, Istri Polisi yang Nyaris Diamuk Warga di Meranti Riau, Tak Bergaul & Sering Pulang Malam
TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Rita Mariana yang nyaris diamuk warga beberapa waktu lalu di Kepulauan Meranti ternyata tidak bergaul dengan masyarakat tempat tinggalnya di RT 1 RW 4, Kampung Baru, Selatpanjang.
Bahkan Rita dikenal menutup diri dengan masyarakat sekitar dan tidak banyak yang mengetahui aktivitasnya sehari-hari.
"Pergaulannya tidak ada dengan masyarakat, orangnya tertutup," ujar Jasmin Hardi, Ketua RT 1 RW 4 , Kampung Baru kepada Tribun saat ditemui di rumahnya Rabu (17/7/2019). 
Jasmin juga mengatakan bahwa Rita kerap membuat resah warga sekitar karena sering menebar informasi yang mengada-ada.
Bahkan dirinya juga sempat menuduh Bhabinkamtibmas setempat merupakan seorang pengguna narkoba.
Dirinya juga mengatakan bahwa pemuda setempat sering menggunakan narkoba.
"Awalnya juga dia sempat menuduh Bhabinkamtibmas seorang pengguna.
Namun saat malam itu pesan messengger itu tersebar, warga akhirnya tidak mampu menahan amarah lagi," pungkasnya.
Dirinya juga tidak memungkiri bahwa masyarakat menduga kuat bahwa Rita merupakan seorang pengguna.
Hal ini karena cara berbicara dan tindakan Rita yang tidak seperti orang biasanya.
"Masyarakatkan melihat, bagaimana dia berbicara, perbuatannya. Dari sana masyarakat menilai bahwa dia pengguna," ujar Jasmin.
Selain itu Jasmin mengatakan bahwa Rita sering pulang tengah malam setiap harinya.
"Kita tidak tahu aktivitasnya apa di luar sana. Selama dia pulang sendiri kita tidak punya hak menegur. Namun masyarakat sering mengeluh juga karena sering berantam dengan anaknya walaupun itu tengah malam," ujar Jasmin.
Dirinya mengakui bahwa sebagai Ketua RT, dirinya kerap merangkul Rita untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat.
"Saya sering ajak sholat, beraktivitas dengan kegiatan ibu-ibu di sini. Tapi semuanya tidak ada yang diterima," ungkapnya.
Walaupun demikian berbeda dengan Sang suami IPDA Mulyadi, Jasmin mengatakan bahwa sosok suami Rita merupakan orang yang bersahaja dan akrab dengan masyarakat.
"Dia rajin sholat, orangnya dekat dengan masyarakat dan agama nomor satu. Saya sangat salut dengan suaminya," ujar Jasmin.
Dirinya mengatakan bahwa saat penangkapan Rita, sang suami tidak berada di rumah karena pendidikan ke luar kota.
"Jadi malam itu sang suami tidak ada di rumah. Memang suaminya jarang di rumah karena sering tugas," papar Jasmin.
Saat ini dikatakan Jasmin, rumah yang ditempati Rita sekitar 4 bulan tersebut sudah kosong.
Warga juga mengatakan bahwa menolak kehadiran Rita di daerah mereka.
"Sudah kosong, semalam anak perempuannya sudah dibawa pembantunya pindah ke Insit. Kami juga sudah sampaikan ke Kapolres bahwa menolak Rita untuk tinggal di Kampung Baru ini," tegas Jasmin.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP saat dikonfirmasi Rabu (17/7/2019) mengatakan bahwa dirinya sedang ada rapat di Polda Riau.
Soal keterkaitan suami Rita, Kapolres sempat menyampaikan pesan singkat melalui WA bahwa belum ada pemeriksaan terhadap sang suami Riat karena masih berada di luar daerah.
"Belum. Nanti setelah pulang. Suaminya lagi ikut pelatihan di Semarang. Berangkatnya bulan lalu." Kata Kapolres. (TribunPekanbaru.com/Teddy Tarigan)
 
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved