Tak Mau Lama-lama Ratapi Kekalahan, Persija Jakarta Kini Tatap Final Piala Indonesia

Usai dihajar Tira Persikabo dengan skor 5-3, Persija kini fokus pada PSM Makassar yang jadi lawan di leg pertama final Piala Indonesia.

Tak Mau Lama-lama Ratapi Kekalahan, Persija Jakarta Kini Tatap Final Piala Indonesia
dok persija jakarta
Pelatih Persija, Julio Banuelos 

tribunpekanbaru.com - Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, tidak ingin larut dengan kekalahan dari Tira Persikabo, dan meminta anak asuhnya bangkit untuk menjalani laga leg pertama final Piala Indonesia 2018, Minggu (21/7) mendatang.

Persija akan menghadapi PSM Makassar di partai puncak Piala Indonesia. Tim Macan Kemayoran terlebih dahulu menjamu PSM, dan satu minggu kemudian bertandang ke markas Juku Eja untuk melakoni leg kedua.

Banuelos mengakui kekalahan 5-3 dari Tira Persikabo lalu, menjadi pukulan telak bagi tim besutannya. Namun ia meminta pemain untuk bangkit, karena Persija memburu gelar juara di Piala Indonesia.

“Tim kalah, pasti sedih. Tapi kami tak mau terlalu larut dalam kesedihan. Kami harus bangkit lagi karena ada final tanggal 21 (Juli). Kami lupakan yang sudah terjadi. Sekarang fokus untuk laga berikutnya. Tim pelatih dan juga semua pemain harus berjuang untuk bangkit dan membawa semangat menghadapi final. Kami harus tampil sebagai satu kesatuan,” kata Banuelos.

“Kekalahan adalah cara kami untuk belajar. Kami pelajari pertandingan ini jangan sampai mengulangi kesalahan lagi supaya kami tampil lebih siap di final, karena kami tuan rumah. Kita juga harus bangkit untuk memenuhi target untuk menang di final nanti,” tambahnya.

Mengenai kekalahan dari Tira Persikabo, Selasa 916/7) lalu, Banuelos mengakui tim asuhan Rahmad Darmawan itu layak menang. Saat itu, Persija disikat dengan skor telak 5-3 oleh Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Bogor.

Macan Kemayoran sempat unggul melalui Marko Simic, namun Tira Persikabo kemudian bangkit dan membalik keadaan. “Di awal laga kami kuasai game, kami sempat unggul. Tapi setelah itu kebobolan. Lini depan mereka membuat perbedaan, mereka cukup bagus,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

Dia juga tidak mau menyalahkan individu pemain atas kekalahan tersebut. Menurutnya, itu tanggung jawab seluruh tim, termasuk dirinya sebagai pelatih.

Dari kubu Tira Persikabo, pelatih Rahmad Darmawan merasa bersyukur timnya bisa mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Selain itu, kini Tira Persikabo menjadi satu-satunya tim di Liga 1 yang belum terkalahkan musim ini sekaligus bercokol di puncak klasemen sementara.

"Di awal laga kami kurang greget, main dengan tempo pelan sehingga kami dikurung Persija. Tapi ternyata anak-anak punya fighting spirit yang disimpan. Setelah 20 menit baru keluar," ucap pelatih yang biasa disapa RD itu, sambil mengingatkan pemainnya agar tidak jumawa, mengingat kompetisi masih sangat panjang. (rin)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved