Breaking News:

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Pertanyakan Keterangan KPU Riau Yang Berubah-Ubah Dalam Sidang PHPU

Mahkamah Konstitusi (MK) mempertanyakan keterangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Sidang Sengketa Hasil Pileg di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa) 

Enny menduga keterangan Firdaus itu terpengaruh pihak lain.

"Tadi bapak mengatakan berbeda. Tadi bapak bilang tiga (kotak suara) di kecamatan dan empat (kotak suara) di kabupaten. Kok sekarang mengatakan semuanya sudah dilakukan di kecamatan?," Tanya Enny.

"Iya saya baru dapat informasi," jawab Firdaus.

"Bapak dipengaruhi siapa?," tanya Enny lagi.

Baca: KPK Panggil Rizal Ramli, Lanjutkan Proses Hukum Dugaan Tipikor BLBI

Baca: VIDEO HASIL AKHIR Persela Lamongan vs Bali United, Alex Dos Santos Borong 2 Gol

Firdaus lantas menjelaskan, dirinya baru mendapat informasi dari KPU Bengkalis.

Dari informasi itu, KPU Bengkalis menyebut bahwa pembukaan kotak suara seluruhnya dilakukan di tingkat kecamatan.

Firdaus juga meyakinkan hakim Enny bahwa keterangan Ketua KPU Bengkalis terkait hal ini sudah dimasukan ke dalam daftar alat bukti.

Atas perbedaan keterangan itu, Hakim MK Arief Hidayat lantas memutuskan untuk menyudahi pemeriksaan berdasar keterangan seluruh pihak.

Untuk selanjutnya, penilaian akan dilakukan berdasar alat bukti.

"Begini saja, nanti kalau perkara ini terus, kita panggil saksi untuk membuktikan. Tapi kalau ini diputus (dismissal), bisa saja MK menentukan yakin dengan yang mana. MK bisa ragu dengan keterangan termohon dan terkait, atau bisa saja sebaliknya. Tapi nanti putusanya bagaimana terserah MK," kata Arief.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kejelian Hakim MK Pertanyakan Keterangan KPU Riau yang Berubah-ubah...", https://nasional.kompas.com/read/2019/07/18/21335491/kejelian-hakim-mk-pertanyakan-keterangan-kpu-riau-yang-berubah-ubah?page=2

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved