Bentrokan Maut Antarkampung Terjadi Lagi di Mesuji Lampung, Tiga Orang Tewas

Sampai Jumat (19/7), Polisi dan TNI masih bersiaga di lokasi bentrokan. Polisi masih menyelidiki kasus ini dan belum menetapkan tersangka.

Bentrokan Maut Antarkampung Terjadi Lagi di Mesuji Lampung, Tiga Orang Tewas
internet
Petugas gabungan dari Polri dan TNI masih berjaga di kawasan Mesuji, Lampung, yang mengalami bentrok maut menewaskan tiga orang. 

tribunpekanbaru.com - Polisi masih belum menetapkan tersangka dalam kasus bentrokan antarkelompok warga, yang terjadi di Mesuji, Lampung. Saat ini, Polri bersama TNI dan instansi terkait masih dalam proses pengembalian kondisi agar kembali kondusif dan aman.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, kondisi di Mesuji saat ini sudah kondusif. Namun aparat Polri dan TNI masih berjaga di lokasi bentrokan.

"Aparat pemerintah di wilayah Lampung baik Polda yang tergabung dalam Forkopimda dan teman-teman TNI terus menjaga lokasi. Alhamdulillah situasi saat ini kondusif," ujar Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/7).

Selain melakukan pengamanan, polisi juga menyelidiki tewasnya tiga orang dalam kejadian ini. Penyidik masih memeriksa saksi-saksi sebelum menetapkan tersangka kasus ini. "Polda Lampung masih sedang mendalami saksi-saksi untuk menetapkan tersangka. Sampai hari ini (kemarin) belum ada (tersangka)," ujarnya.

Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Penyidik juga masih mengurai peran masing-masing pihak dan siapa yang bertanggung jawab dalam bentrokan ini. Sedangkan ketiga korban yang tewas, kata Asep, semuanya mengalami luka benda tajam.

"Kita akan mengurai siapa yang menganiaya. Ada juga konteksnya membela diri. Terkait itu kita lihat bagaimana anatominya, siapa yang betul-betul bersalah dan siapa yang jadi korban," tambahnya.

Bentrok di Mesuji ini terjadi pada Rabu (17/7) lalu. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, saat ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) wilayah Lampung tengah berkoordinasi terkait masalah ini.

"Polres Mesuji dan Polres OKI sama-sama meredam warga agar tak ada aksi balasan. Kenapa melibatkan Polres OKI, karena ini wilayah perbatasan dengan Sumsel," kata Zahwani.

Disebutkan, saat ini ada 500 personel gabungan TNI-Polri yang disiagakan di wilayah konflik tersebut. Ratusan petugas ini akan berjaga sampai kondisi Mesuji dinilai aman.

Selain itu, menurut Zahwani, jajaran polda, Pemkab, dan Pemprov Jambi juga menggelar mediasi dengan kelompok warga yang bertikai. Mediasi dilakukan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Bentrok antarkampung ini terjadi di lahan Register 45, Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji, Lampung, Rabu (17/7) lalu. Bentrok melibatkan warga Kampung Mekar Jaya Abdi (Mesuji), dan warga Pematang Panggang (Mesuji Raya) Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel.

Tiga orang meninggal di lokasi kejadian, dan 10 korban dari kedua pihak mengalami luka berat dan ringan. Korban luka-luka dilarikan ke RS Bhayangkara Bandar Lampung. Ini bukan bentrok pertama di kawasan ini yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (rin/vva)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved