Kepulauan Meranti

Dua Pegawai Dishub Meranti Riau Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Retribusi Kempang, Ini Kata Wabup

Kasus korupsi retribusi kempang yang menjerat oknum PNS, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim angkat bicara.

Dua Pegawai Dishub Meranti Riau Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Retribusi Kempang, Ini Kata Wabup
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Terungkap dari Verifikasi Inspektorat dan Bagian Hukum, 15 ASN Pemko Pekanbaru Terlibat Tipikor 

Dua Pegawai Dishub Meranti Riau Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Retribusi Kempang, Ini Kata Wabup

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Kasus korupsi retribusi kempang yang menjerat oknum PNS dan Honorer Dishub Kepulauan Meranti jadi tersangka, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim angkat bicara.

Dirinya mengaku menyesalkan apabila perbuatan korupsi yang dilakukan oknum pegawai tersebut. Apalagi nantinya apabila terbukti sah melakukannya.

Said menyampaikan melalui kejadian ini menjadi pelajaran bagi pegawai yang lain agar tidak melakukan hal yang sama.

"Kita dari Pemda prihatin dan sudah sering mengingatkan namun masih saja terjadi. Kalau masalah hukum kita tidak bisa nengintervensi karena sudah ada aturan-aturannya, kita sebagai pelaksana pemerintah jalankan dengan baik. Begitu juga aparat hukum dan keamanan juga jalankan tugas dengan baik, karena kalau dia salah dalam bertindak juga ada sanksinya," ungkap Wabup saat ditemui di Afifa Sport Center Jumat (19/7/2019).

Baca: Pelaku Berteriak Mati Saat Bakar Studio Animasi di Jepang, 33 Orang Tewas, Motif Serangan Diungkap

Dikatakan Wabup, sanksi yang kemudian dikemukakan kepada tersangka bisa berupa pemberhentian bagi honorer dan bagi PNS tergantung keputusan akhir nantinya.

"Dengan kejadian ini bisa dijadikan pelajaran dan jangan sampai terulang lagi, kalau ngulang lagi itu nekat namanya," ingatnya.

Wabup juga menjelaskan bahwa setiap Upacara Senin juga sudah sering diingatkan dan juga membaca sumpah Panca Setia Korpri.

"Kami pegawai negeri taat setia dan tidak melakukan perbuatan yang salah di mata hukum. Setiap minggu dibacakan sumpah pegawai ini untuk bekerja dengan baik dan tidak melanggar ketentuan. Untuk saat ini masih dibacakan perwakilan namun kedepan akan diikuti oleh semua peserta upacara. Kalau masih melakukan juga bearti melanggar sumpah dia, namanya orang makan sumpah bantailah," tegas Wabup dengan nada kesalnya.

Sebagimana diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti telah menahan dua orang tersangka dalam kasus korupsi retribusi kempang dan kapal barang yang beroperasi wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Baca: Pedagang Jalan Teratai Pekanbaru Ditertibkan, Prosesnya Bakal Berlangsung Hingga Satu Pekan

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved