Berita Riau

Permohonan Aktivis Koto Aman di Sidang Pra Peradilan Ditolak Hakim

Permohonan aktivis Koto Aman, Dabson di Pengadilan Negeri Bangkinang terkait sidang pra peradilan ditolak majelis hakim.

Permohonan Aktivis Koto Aman di Sidang Pra Peradilan Ditolak Hakim
Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Hakim TOLAK PraPeradilan Aktivis Koto Aman Riau Bernama Dabson, Ini Kata Pengacara Pemohon 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Sidang pra peradilan yang diajukan pemohon aktivis Koto Aman, Dabson di Pengadilan Negeri Bangkinang telah diputuskan hakim, Kamis (18/7/2019) sore.

Putusan dibacakan langsung oleh Hakim Ketua Meni Warlia di Ruang Sidang Cakra setelah melalui 4 persidangan sebelumnya.

Dalam perkara ini Termohon I Kapolri cq Kapolda Riau cq Kapolres Kampar dan Termohon II Jaksa Agung cq Kajati Riau cq Kajari Kampar.

Dabson dalam persidangan ini diwakilkan Kuasa Hukum Pemohon yang dipimpin oleh Beni Zairalata.

Pihak Termohon I Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Fajri hadir dalam perkara ini serta Termohon II yang diwakili oleh Junaidi Kasi Datun Kejaksaan Negeri Kampar.

Setelah mempelajari materi gugatan, bukti-bukti dan keterangan saksi termasuk saksi ahli yang diajukan serta penyampaian kesimpulan oleh kedua belah pihak dalam persidangan sebelumnya, majelis hakim memutuskan menolak seluruh gugatan yang diajukan pemohon.

Baca: IWO Inhil Salurkan Bantuan pada Korban Kebakaran di Dua Tempat di Inhil

Baca: Area Parkir Jadi Lokasi Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Sungai Salak, Inhil

Majelis Hakim menilai semua proses hukum yang dilakukan Termohon I mulai dari penetapan tersangka, proses penangkapan, penahanan dan perpanjangan penahanan telah sah sesuai aturan hukum yang berlaku.

Atas putusan ini maka proses penyidikan yang telah dilakukan Termohon I dan Termohon II, terhadap tersangka Dabson L dengan perkara melanggar pasal 160 KUHP tetap berlanjut ke tahap berikutnya.

Penasehat Hukum Pemohon, Beni Zairalata mengatakan menerima putusan ini apapun konsekuensinya.

"Kita akan membincangkan kembali dengan pihak keluarga. Apakah pihak keluarga masih tetap satu jalan dalam pokok perkara. Jika ia kita akan mendampingi maksimal," kata Beni. (Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved