Cegah Kebakaran Sejak Dini, Disdagperin Inhil Siapkan Pelatihan Damkar untuk Trantib Pasar

Disdagperin Inhil sudah mengajukan anggaran pelatihan di APBD Perubahan 2019. Diharapkan trantip pasar bisa jadi lini pertama pencegah kebakaran.

Cegah Kebakaran Sejak Dini, Disdagperin Inhil Siapkan Pelatihan Damkar untuk Trantib Pasar
tribun pekanbaru
Pedagang melihat kios mereka di Pasar Sungai Salak, Tempuling, Inhil, usai dilanda kebakaran beberapa waktu lalu. Disdagperin Inhil berencana melatih trantib pasar menecegah kebakaran sejak dini. 

tribunpekanbaru.com - Dinas Perdagangan dan Perindistrian (Disdagperin) Kabupaten Inhil, akan menggelar pelatihan mencegah dan menanggulangi kebakaran bagi petugas keamanan (trantib) pasar.

Pelatihan ini dibutuhkan untuk mengantisipasi maraknya kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akhir–akhir ini. Apalagi setelah terjadinya musibah kebakaran yang menghanguskan Pasar Sungai Salak, Tempuling, beberapa waktu lalu.

Plt Disdagperin Inhil, Dhoan, menuturkan, anggaran untuk pelatihan petugas pasar ini sudah dianggarkan dalam anggaran perubahan APBD Inhil tahun 2019 ini.

“Di anggaran perubahan tahun ini juga kami sudah menganggarkan pelatihan untuk petugas trantib pasar,” ujar Dhoan belum lama ini.

Dalam pelatihan tersebut nantinya, dijelaskan Dhoan, petugas akan diberi pelatihan penanganan api darurat saat terjadi kebakaran di pasar. Dengan adanya pengetahuan ini, diharapkan dapat meminimalisir api atau bahkan bisa mencegah makin besarnya api sejak dini.

“Mereka setidaknya harus bisa untuk penanganan pertama, dan juga akan disediakan racun api di posko trantib pasar,” tutur Dhoan.

Namun tidak semua pasar yang ada di Inhil akan mendapatkan anggaran ini, karena pada tahap awal ini, Disdagperin Inhil akan fokus kepada pasar yang berada di bawah naungan atau dikelola Disdagperin Inhil.

“Untuk awal–awal ini ditujukan untuk pasar yang kami kelola, karena ada memang pasar yang dikelola desa atau kecamatan,” terangnya.

Selain itu, pembatasan ini juga terkait anggaran perubahan yang terbatas, sehingga tidak bisa diterapkan di semua pasar yang ada di Kabupaten Inhil.

“Jadi yang kami utamakan untuk sementara ini untuk pasar yang kami kelola. Karena ini anggarannya di perubahan, jadi tidak bisa terlalu banyak. Tapi untuk langkah awal sudah kita buat antisipasi seperti itu,” tambahnya lagi. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved