Berita Riau

8 dari DPO Sudah Ditangkap, 21 Orang Masih Buron Kasus Korupsi di Riau

Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan jajaran saat ini tengah memburu 21 orang buronan, terkait kasus korupsi di Bumi Lancang Kuning.

8 dari DPO Sudah Ditangkap, 21 Orang Masih Buron Kasus Korupsi di Riau
tribunpekanbaru/rizkyarmanda
Kajati Riau Uung Abdul Syakur 

8 dari DPO Sudah Ditangkap, 21 Orang Masih Buron Kasus Korupsi di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan jajaran saat ini tengah memburu 21 orang buronan, terkait kasus korupsi di Bumi Lancang Kuning.

Jumlah ini merupakan sisa buronan yang belum berhasil ditangkap.

Terhitung dari Agustus 2018 hingga Juli 2019, Kejati Riau telah menangkap 8 buronan kasus korupsi.

Jumlah itu akan terus ditingkatkan sesuai arahan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

"Sebanyak 8 orang dari 29 buronan yang sudah tertangkap," kata Kepala Kejati Riau, Uung Abdul Syakur, saat diwawancarai usai acara Hari Bakti Adhyaksa ke-59 di Kantor Kejati Riau, Jalan Sudirman Pekanbaru, Senin (22/7/2019).

Baca: Kecewa dan Marah Dipoligami, Istri Siram Suami dengan Air Panas Sampai Tewas (Video)

Baca: Perselingkuhan Istri dengan Seorang Kakek Terbongkar, Terekam Sedang Berzina di Ladang Tebu

Sisanya sebanyak 21 orang buronan lagi, sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Untuk diketahui, para buronan itu kabur saat proses penyidikan di Kejaksaan.

Ada juga yang jadi buron ketika dinyatakan tidak bersalah di pengadilan tingkat pertama.

Untuk menangkap para buronan tersebut dibeberkan Uung, Kejati Riau memberdayakan agen-agen di daerah dan melibatkan Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung.

Data-data koruptor sudah dikirimkan agar keberadaan para koruptor ini bisa terpantau.

Baca: Narkoba Miliaran Rupiah Dibungkus Mirip Sampah, Modus Kurir Sabu Gunakan Taksi Online di Pekanbaru

Kejati dan jajarannya juga diwajibkan dapat menangkap minimal satu orang buronan setiap bulannya.

"Kita setiap bulan diwajibkan harus tangkap satu buron, itu yang kita push," ungkap Uung lagi.

Data yang dihimpun, buronan ini di antaranya dari Kejari Rokan Hulu, Kejari Pelalawan, Kejari Dumai, Kejari Indragiri Hilir dan Kejari Rokan Hilir.

Ada juga di Kejari Kuantan Singingi, Kejari Bengkalis, Kejari Siak, Kejari Kepulauan Meranti, dan Kejari Indragiri Hulu.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved