Dugaan Lima Pelajar Dumai Tertular HIV/AIDS, Sedangkan di Pekanbaru Kasus Serupa Didominasi GAY

Heboh diberitakan bahwa Pelajar di Kota Dumai, Riau diduga tertular HIV dan AIDS. Virus ini sudah menyebar ke seluruh Kecamatan.

Dugaan Lima Pelajar Dumai Tertular HIV/AIDS, Sedangkan di Pekanbaru Kasus Serupa Didominasi GAY
internet
Ilustrasi/Dugaan Lima Pelajar Dumai Tertular HIV/AIDS, Sedangkan di Pekanbaru Kasus Serupa Didominasi GAY 

Dugaan Lima Pelajar Dumai Tertular HIV/AIDS, Sedangkan di Pekanbaru Kasus Serupa Didominasi GAY

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Heboh diberitakan bahwa Pelajar di Kota Dumai, Riau diduga tertular HIV dan AIDS. Virus ini sudah menyebar ke seluruh Kecamatan.

Dalam dugaan tersebut, terdapat lima orang pelajar yang sudah terjangkit virus HIV dan AIDS di Kota Dumai. Ini patut menjadi perhatian serius pemerintah.

Bukan tanpa alasan, sepanjang Juni 2019, terdapat sekitar 442 orang penderita penyakit epidemi yang belum ditemukan jalan keluarnya tersebut.

Kabid P2P Dinkes Kota Dumai Nurbaity mengatakan kepada Tribun, Sabtu (20/7/2019), hampir semua golongan dan latar belakang masyarakat di Kota Dumai sudah tertular.

 Dia menyebut, usia rata-rata masyarakat tertular epidemi tersebut berkisar di usia 20 sampai 49 tahun.

"Bahkan, ada lima penderita HIV dan AIDS yang terdeteksi tertular berada di usia pelajar," ungkap dia.

 

HIV dan AIDS, sebutnya, bisa menular lewat kontak cairan tubuh seperti darah, cairan pada organ intim wanita, cairan sperma dan Air Susu Ibu (ASI).

"Selalu hindari perilaku seks tak aman demi kesehatan bersama oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali bisa menjadi satu strategi pencegahan yang efektif," pungkasnya.

Dari data dihimpun dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Dumai, sebanyak 296 orang di antaranya masih berstatus hidup.

"Seluruh Kecamatan di wilayah Kota Dumai sudah terpapar epidemi HIV dan AIDS. Oleh karenanya, hal ini harus menjadi perhatian bersama semua pihak di masyarakat, tak hanya pemerintah saja," Ungkap Ketua KPA Dumai, Eko Suharjo.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved