Ribuan Rekening Diblokir Bank Mandiri Pasca-error, Ini Penyebabnya

Sebanyak 2.670 rekening nasabah Bank Mandiri telah diblokir setelah kejadian gangguan sistem IT perseroan Sabtu

Ribuan Rekening Diblokir Bank Mandiri Pasca-error, Ini Penyebabnya
tribunpekanbaru.com
Foto-foto Nasabah Bank Mandiri Cabang Pangkalan Kerinci di Jalan lintas Timur (Jalintim) berdatangan ke ATM untuk mengecek saldo setelah heboh hilangnya uang nasabah. Sekurit terpaksa memasang pemberitahuan jika ATM sedang gangguan sistem. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 

Ribuan Rekening Diblokir Bank Mandiri Pasca-error, Ini Penyebabnya

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Sebanyak 2.670 rekening nasabah Bank Mandiri telah diblokir setelah kejadian gangguan sistem IT perseroan Sabtu, (20/7/2019) lalu.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengaku mengakui rekening nasabah tersebut diblokir lantaran tercatat menerima saldo tambahan dan telah memindahkannya ke rekening lain.

"Yang sudah transfer atau menarik uangnya sudah kami block, mungkin mereka tidak sadar bertambah, tapi jumlahnya sangat sedikit, 2.670 nasabah dari total 1,5 juta atau 10 persen nasabah yang mengalami gangguan," kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas, seperti dikutip dari Kontan.co.id, Minggu (21/7/2019).

Baca: Anisa TKW asal Aceh yang Bekerja di Malaysia Diduga Alami Tindak Kekerasan, Giginya sampai Rontok

Lantas apakah, bank berlogo pita emas ini dapat meminta nasabah yang telah memindahkan saldo tambahannya?

Nyatanya tak semudah itu.

Alasannya, dalam General Conditions for Account Opening (GCAO) alias syarat dan ketentuan pembukaan rekening Bank Mandiri tak mengatur ketentuan soal ini.

Malah, transaksi tersebut justru dianggap sah, serta mengikat bank dan nasabah.

"Instruksi yang terekam dan dihasilkan dari sarana elektronik yang digunakan oleh bank merupakan bukti yang sah dan mengikat pemilik rekening dan bank," bunyi pasal 6.2 GCAO Bank Mandiri.

Dalam pasal 2.3 GCAO pun dinyatakan meski jika terjadi perbedaan data antara bank dan nasabah, data milik bank yang diakui. Kecuali dapat dibuktikan sebaliknya.

Halaman
1234
Editor: Ariestia
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved