Berita Riau

Sebagian Wilayah Blank Area, Pagi Ini Senin 22 Juli 2019 Terpantau Tiga Titik Panas di Riau

Potensi terjadinya hujan sangat rendah sehingga diyakini potensi terjadinya kebakaran akibat kekeringan masih terjadi di Riau.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
FOTO ILUSTRASI - Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru sedang memantau titk panas (hotspot), Selasa (17/7/2018). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir). 

Sebagian Wilayah Blank Area, Pagi Ini Senin 22 Juli 2019 Terpantau Tiga Titik Panas di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berdasarkan prakiraan cuaca dari badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, cuaca di Riau Senin (22/7/2019) dalam kondisi cerah berawan.

Potensi terjadinya hujan sangat rendah sehingga diyakini potensi terjadinya kebakaran akibat kekeringan masih terjadi di Riau.

Pada Pagi harinya cuaca di Riau dalam kondisi cerah Berawan selanjutnya pada siang hingga sore hari ada potensi hujan ringan bersifat lokal terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Sebagian Pelalawan, dan sebagian Kota Pekanbaru.

"Hujannya tidak merata hanya untuk sebagian wilayah saja,"ujar Kasi data dan informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Marzuki kepada tribunpekanbaru.com Senin (22/7).

Baca: Kecewa dan Marah Dipoligami, Istri Siram Suami dengan Air Panas Sampai Tewas (Video)

Selanjutnya pada malam hari hingga dini hari cuaca juga cenderung cerah berawan namun tidak ada terjadi lagi hujan.

Untuk suhu udara di Riau sendiri pada kisaran 23.0 hingga 33.0 °C dengan kelembapan udara pada 55 hingga 97 %.

Sedangkan angin berhembus dari arah Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 10 - 30 km/jam.

Baca: Perselingkuhan Istri dengan Seorang Kakek Terbongkar, Terekam Sedang Berzina di Ladang Tebu

Jumlah hotspot sendiri berkurang dari sebelumnya hari ini hanya terpantau 4 titik di pulau Sumatera 3 diantaranya terpantau di provinsi Riau yakni di Bengkalis 1 Kampar 1 titik dan Rohil 1 titik sedangkan 1 titik lainnya terpantau di Sumatera Utara.

"Sebagian wilayah tidak terpantau karena Black area sebagian wilayah tidak terpantau karena Blank area,"ujar Marzuki. (Tribunpekanbaru.com Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved