Kapolres Dumai: Selama Ini Dumai Hanya Jadi Pintu Masuk Penyelundupan Narkoba

Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan mengatakan, selama ini di Dumai kerap ditangkap narkoba dalam jumlah besar. Namun Dumai hanya pintu masuk.

Kapolres Dumai: Selama Ini Dumai Hanya Jadi Pintu Masuk Penyelundupan Narkoba
Internet
Ilustrasi 

tribunpekanbaru.com - Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan mengatakan, sabu seberat 27,6 Kg serta 20 ribu butir pil ekstasi yang penyelundupannya digagalkan tim patroli gabungan Bea Cukai Dumai, tidak untuk diedarkan di Kota Dumai.

Restika mengatakan, jumlah tersebut terlalu besar jika melihat jumlah beban yang diangkut oleh kurir tersebut.

"Kalau melihat jumlahnya jelas bukan untuk diedarkan di Dumai. Karena jumlah tersebut terlalu besar jika dibandingkan dengan perkiraan jumlah penggunanya," katanya saat rilis media pada Selasa (23/7) di Kantor Bea Cukai Dumai.

Dikatakan, dengan banyaknya penangkapan narkotika jenis apapun dalam jumlah besar di Kota Dumai, menunjukkan bahwa narkotika yang beredar selama ini bukan berasal dari Kota Dumai. Kota Dumai, menurutnya, yang wilayahnya didominasi perairan kerap hanya dijadikan jalur masuk narkotika dari luar daerah.

"Beberapa penangkapan besar selama ini menunjukkan jika narkotika yang beredar bukan berasal dari Kota Dumai. Barang itu dari luar, kemudian diedarkan ke daratan Sumatra dan Dumai hanya pintu masuk," terang Restika. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved