Dumai

BURU Pelaku Selama 30 Menit, Bea Cukai Dumai Riau Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kilogram Narkoba

KPPBC Dumao lakukan penindakan dengan menggagalkan masuknya narkotika seberat 27 Kg Methampetamine dan sekitar 20 ribu butir pil ekstasi.

BURU Pelaku Selama 30 Menit, Bea Cukai Dumai Riau Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kilogram Narkoba
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Kepala KPPBC Dumai Fuad Fauzi bersama Danlanal Letkol (P) Wahyu Dili, Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan dan undangan lainnya dalam rilis media di KPPBC Dumai. 

BURU Pelaku Selama 30 Menit, Bea Cukai Dumai Riau Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kilogram Narkoba

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - KPPBC Dumao lakukan penindakan dengan menggagalkan masuknya narkotika seberat 27.650 gram Methampetamine dan sekitar 20 ribu butir pil ekstasi pada Selasa (23/7/2019) sekira pukul 06.00 sore.

Dua pelaku berinisial SL alias Eman (29) dan MR alias Lili (21) berstatus sebagai warga Kecamatan Rupat bertindak sebagai kurir penjemput berhasil dibekuk oleh petugas BC Dumai bekerjasama personil Lanal Dumai serta Satpolair Dumai.

Kepala KPPBC Dumai Fuad Fauzi mengatakan, sempat terjadi kejar-kejaran antara timnya dengan speedboat pelaku.

"Setelah kejar-kejaran selama 30 menit, akhirnya kapal pelaku bisa kita tundukkan dan para pelaku menyerah tanpa perlawanan," ungkapnya.

Baca: BREAKING NEWS Polisi Baku Tembak dengan Pelaku Kejahatan di Pekanbaru Riau, Dua Orang Infonya Tewas

Baca: Detik-detik Satriandi Digerebek di Pekanbaru, Warga Diminta Masuk Rumah, Terdengar Banyak Tembakan

Dia melanjutkan, informasi awal terkait masuknya narkotika tersebut berawal dari masyarakat.

Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan pengawasan di seputar rute dimaksud yang berlokasi di antara perairan Teluk Jering dan Selat Morong.

Petugas juga sempat melakukan tembakan peringatan untuk menundukkan kapal yang diakui pelaku sebagai kapal sewaan.

"Pelaku berhasil kita tundukkan di perairan Tanjung Jering, Rupat dan pelaku berhasil kita bekuk," sampai Fuad.

Diterangkannya pula, saat kapal tersebut diperiksa, petugas menemukan satu buah tas dengan muatan sejumlah paket bungkusan penuh lakban.

Kapal beserta muatan dan para pelaku tersebut akhirnya diamankan oleh petugas patroli gabungan tersebut.

Baca: Dari 55 Kasus Kekerasan Anak di Pekanbaru Semester Pertama 2019, Pencabulan Paling Banyak!

Baca: Pak Gaek Warga Kelurahan Duri Timur Riau Ditemukan Terbaring Tidak Bernyawa di Rumahnya

Saat muatan dibongkar, barang tersebut diduga sebagai narkotika jenis sabu-sabu. "Setelah kita lakukan pengujian laboratorium, ternyata positif merupakan Methampitamine dan Ekstasi," jelasnya.

Fuad mengungkapkan, narkoba tersebut berpotensi merusak sekitar 158.250 orang jika dikonsumsi secara bersamaan.

"Tangkapan ini belum tahu nilainya berapa karena belum dihitung perkiraannya saat ini," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul Ramadhan).

Penulis: Syahrul
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved