Bengkalis

Pak Gaek Warga Kelurahan Duri Timur Riau Ditemukan Terbaring Tidak Bernyawa di Rumahnya

Seorang pria separuh baya ditemukan meninggal dirumah kontrakannya sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa siang.

Pak Gaek Warga Kelurahan Duri Timur Riau Ditemukan Terbaring Tidak Bernyawa di Rumahnya
Polsek Mandau
Pak Gaek saat ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di Rumah Sewanya, Selasa (23/7/2019) siang. 

Pak Gaek Warga Kelurahan Duri Timur Riau Ditemukan Terbaring Tidak Bernyawa di Rumahnya

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Seorang pria separuh baya ditemukan meninggal dirumah kontrakannya sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa (23/7/2019) siang.

Pria berusia 70 ini ditemukan pertama kali oleh tetangganya bernama Fatmawati karena merasa curiga korban tidak keluar rumah selama beberapa hari.

Hal ini diungkap Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi kepada Tribunpekanbaru, Selasa (23/7) siang.

Temuan jasad pria yang belum diketahui identitasnya aslinya di rumah sewa Jalan Alhamra Gang Kuini Kelurahan Duri Timur Kecamatan Mandau.

Baca: BREAKING NEWS Polisi Baku Tembak dengan Pelaku Kejahatan di Pekanbaru Riau, Dua Orang Infonya Tewas

Baca: Detik-detik Satriandi Digerebek di Pekanbaru, Warga Diminta Masuk Rumah, Terdengar Banyak Tembakan

Baca: Tewas dalam Baku Tembak, Perkara Napi Satriandi yang Kabur dari Lapas Pekanbaru Ditutup

Baca: Satriandi Tertembak Saat Panjat Pagar Tembok Sekolah TK, Pengintaian Polisi Berlangsung 4 Hari

"Korban yang ditemukan meninggal dunia ini memang tidak diketahui identitas aslinya. Dia sering dipanggil pak gaek oleh warga sekitar rumah sewa tempat dia tinggal" ungkap Kapolsek.

Menurut Kapolsek, tetangga korban awalnya curiga karena pak Gaek ini sudah beberapa hari tidak keluar rumah. Setelah di datangi ke rumah dan dipanggil beberapa kali tidak memberikan jawaban.

"Karena curiga tetangga korban langsung membuka pintu rumah, Saat masuk langsung melihat korban dalam keadaan terbaring diatas kasur," tambahnya.

Karena merasa takut tetangga korban Fatmawati langsung memberitahu tetangga lainnya untuk memeriksa keadaan korban. Setelah diperiksa korban sudah tidak bernafas lagi.

"Melihat kondisi ini tetangga korban langsung memberitahu pemilik rumah sewa. Kemudian melaporkan temuan ini ke Polsek Mandau," ungkap Kapolsek.

Mendapat informasi ini, tim opsnal Polsek Mandau yang piket langsung menuju ke tempat kejadian perkara. Setelah tiba di lokasi personil Polsek Mandau menyarankan kepada warga untuk membawa korban ke RSUD Mandau untuk dilakukan visum.

"Tetapi pihak RT dan Kelurahan setempat berniat untuk langsung melakukan proses penguburan pemakaman saja," terang Kapolsek.

Baca: Daftar Barang Bukti yang Diamankan Polda Riau di Kediaman Satriandi, Ada Senpi, Granat & Mobil Mewah

Baca: FOTO: Suasana Rumah yang Ditempati Satriandi, Buron yang Ditembak Polisi di Panam Pekanbaru

Baca: FOTO: Inilah Barang Bukti Milik Buronan yang Ditembak di Panam Pekanbaru, dari Senjata Hingga Granat

Karena persetujuan warga akhirnya korban tidak jadi di visum, dan langsung dikebumikan di pemakaman Umum Kelurahan Pematang Pudu. Pemakaman dilakukan dengan biaya sumbangan warga sekitar serta bantuan dari kelurahan.

Korban yang ditemukan meninggal dunia ini, dari keterangan warga tinggal seorang diri di rumah sewanya. Kesehariannya korban bekerja dengan meminta-minta di seputaran pasar Duri.

"Tetangga korban juga tidak mengetahui dimana keluarganya. Karena semasa hidupnya tinggal di rumah sewa tersebut sendiri," tandasnya. (tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved