Bengkalis

Wacana Pemekaran Desa di Bengkalis, Nama Desa Disepakati Teluk Latak Laut

Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis berencana melakukan pemekaraan desa.

Wacana Pemekaran Desa di Bengkalis, Nama Desa Disepakati Teluk Latak Laut
istimewa
Musyawarah terkait pemekaran Desa Teluk Latak Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Selasa (23/7/2019). 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis berencana melakukan pemekaraan desa.

Musyawarah sudah digelar masyarakat, Selasa (23/7/2019) di gedung serbaguna kantor desa setempat.

Kepala Desa Teluk Latak, Mansur mengatakan, pada musyawarah kedua membahas profil desa pemekaran yang diikuti masyarakat Teluk Latak. Pemekaraan desa diprakarsai masyarakat dari Dusun Langgam Muara dan telah disetujui pada musyawarah desa sebelumnya.

Dalam musyawarah desa kedua, forum menyepakati nama untuk desa yang dimekarkan untuk Dusun Langgam Muara adalah Desa Teluk Latak Laut.

Mansur menambahkan, musyawarah desa yang kedua ini merupakan lanjutan dari sebelumnya.

Rencana pemekaran ini diprakarsai Tim 11 Pemekaran Desa Teluk Latak. Mansur berharap tim ini terus melakukan berbagai tahapan dan melaporkan tahapan tersebut ke pemerintah desa.

"Ini adalah wacana pemekaran Desa Teluk Latak pada tahun 2019. Mudah-mudahan bisa terlaksana," ungkapnya.

Menurut Mansur, setelah semua tahapan pemekaran desa dari Tim 11 Pemekaran Desa Teluk Latak diterima oleh desa, dilanjutkan ke tahap yang lebih tinggi yakni ke pihak kecamatan dan kabupaten.

"Nantinya dikabulkan atau tidak tergantung dari tahapan-tahapan yang dilakukan sesuai permendagri nomor 1 tahun 2017, ini semua demi perkembangan desa kita ke depan," tambahnya.

Ketua Tim 11 Pemekaran Desa Teluk Latak, Norizal menyampaikan, sejumlah tahapan sudah dilakukan oleh pihaknya. Tim yang di SK kan desa terus menggodok tahapan sesuai aturan yang ada.

"Usulan dari masyarakat ini difasilitasi BPD dan pihak desa. Insya Allah Jumat mendatang kita akan kembali melaksanakan Musdes dengan agenda berbeda," ujarnya singkat.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) Bengkalis Yuhelmi mengatakan, pihaknya menunggu usulah dari desa terkait pemekaran, karena aturannya memang demikian.

"Nanti setelah usulan masuk, kita akan pelajari terlebih dahulu. Memeriksa kelengkapan persyaratan yang diajukan dari pihak desa bersangkutan," terangnya. (Tribunpekanbaru.com/m natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved