Pekanbaru

Berlangsung Selama Dua Hari, 70 Atlit Shindoka Riau Gelar Ujian Naik Tingkat

Coaching Clinic, Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan ujian "DAN" Senior Semester 1 Tahun 2019 Shitoryu Indonesia Karate-Do Shindoka Provinsi Riau

Berlangsung Selama Dua Hari, 70 Atlit Shindoka Riau Gelar Ujian Naik Tingkat
ist/tribun
Coaching Clinic, Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan ujian "DAN" Senior Semester 1 Tahun 2019 Shitoryu Indonesia Karate-Do Shindoka Provinsi Riau.Bertempat di The Central Plaza, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Coaching Clinic, Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan ujian "DAN" Senior Semester 1 Tahun 2019 Shitoryu Indonesia Karate-Do Shindoka Provinsi Riau berlangsung sukses.

Kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut dilaksanakan di The Central Plaza, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Minggu (18/7/2019)

"Kegiatan ini diikuti sebanyak 70 peserta pria dan wanita dengan berbagai kelas, yakni sabuk putih 11 orang dengan usia rata-rata 14 tahun. beralangsung dua hari 27-28 Juli 2019," ungkap kata Ketua Panitia Pelaksana, Dr Ririn Handayani MM.

Kemudian sabuk kuning 12 orang, sabuk hijau 7 orang, sabuk hijau/biru 11 orang, sabuk biru 5 orang, sabuk coklat 8 orang, sabuk hitam SH dan Kyu 1 sebanyak 6 orang, sabuk hitam Dan 1 sebanyak 6 orang, sabuk hitam Dan 2 sebanyak 1 orang dan sabuk hitam Dan 3 yakni 3 orang.

"Coaching clinic sudah dilaksanakan kemarin (Sabtu, red), hari ini kita ujian naik tingkat. Peserta nya dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Riau," ujarnya

"Ujian ini langsung dilakukan oleh Dewan Guru PB Shindoka dan Shindoka Provinsi Riau," tambah Ririn.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Dewan Guru PB Sindoka, Sihang Masudi Tanu ini terlaksana berkat kerjasama pengurus Shindoka Provinsi Riau dan pengelola The Central Plaza Pekanbaru.

"Kalau sumber dana, kita mandiri, berasal dari iuran peserta yang melaksanakan ujian," sebutnya.

Terpisah, Ketua KONI Provinsi Riau, Dr H Emrizal Pakis MM mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kehadiran perguruan Karate Shindoka di Pekanbaru. Dia mengharapkan Shindoka tidak hanya hadir di Pekanbaru, namun juga sampai ke seluruh kabupaten/kota di Riau.

"Kedepan diharapkan Shindoka tidak hanya hadir di Pekanbaru, tapi juga terus dikembangkan sampai ke kabupaten/kota yang ada di Riau," kata Emrizal Pakis saat ditemui Pekanbaru MX di lokasi acara.

Pria yang karib disapa Pak Em ini juga mengaku gerakan yang dilakukan atlet Shindoka ini sudah sangat baik dan dia berjanji akan terus mendorong Shindoka menghasilkan atlet yang berprestasi hingga ke tingkat Nasional.

"Tadi saya lihat gerakan atlet Shindoka ini sangat bagus, terus kembangkan sampai menjadi atlet berprestasi. Jika ada 10 cabang bela diri di Riau dan menghasilkan satu saja yang berprestasi, artinya kita sudah berpotensi meraih 10 medali emas di tingkat Nasional," ucap pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Forki Riau ini.

"Saat ini kita (Riau,red) baru memiliki satu atlet Taekwondo yang telah mengukir prestasi di tingkat Nasional dan Internasional, yakni Ibrahim," sanbungnya.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan sabuk hitam kehormatan kepada Ketua Dewan Pembina Shindoka Provinsi Riau, Roni Amril dan Ketua Umum Shindoka Provinsi Riau, Widyaeka Nanta yang diserahkan langsung oleh Ketua PB Shindoka, Sihang Masudi Tanu.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Ketua KONI Provinsi Riau, Dr Emrizal Pakis MM, Ketua Forki Riau, Parisman Ikhwan, Ketua Umum Shindoka Riau, Widyaeka Nanta dan jajaran serta seluruh peserta dan tamu undangan.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved