Potensi PAD Hilang Rp 40 M, Dewan Desak Pemko Pekanbaru Potong Tiang Reklame Ilegal

Ratusan tiang reklame ilegal masih berdiri di sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru. Saat ini tercatat hampir 197 tiang reklame ilegal.

Potensi PAD Hilang Rp 40 M, Dewan Desak Pemko Pekanbaru Potong Tiang Reklame Ilegal
Tribunpekanbaru/syaifulmisgio
Satpol PP Pekanbaru Potong Puluhan Tiang Reklame Dibangun di atas trotoar, belum lama ini. 

TRIBUNPEKANBARU, PEKANBARU - Ratusan tiang reklame ilegal masih berdiri di sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru. Saat ini tercatat hampir 197 tiang reklame ilegal.

Hal itu merupakan hasil pendataan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru.

Mayoritas posisinya berada di Jalan Jendral Sudirman. Titik lainnya yang terdapat tiang reklame ilegal berada di Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Riau, Jalan Arifin Achmad dan Jalan HR Soebrantas.

Petugas dari Satpol PP dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru sempat menertibkan sejumlah tiang reklame tidak berizin dan menunggak pajak di ruas Jalan Jenderal Sudirman, beberapa waktu lalu.

Namun belum semuanya ditertibkan. Masih ada 87 tiang reklame berdiri di Jalan Jenderal Sudirman.

Kabid Ops dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto mengatakan bahwa penertiban tiang reklame tidak berizin belum dilakukan secara menyeluruh.

Ia menyebut bahwa tahun ini belum dilakukan pemotongan tiang reklame oleh pihaknya.

Lain halnya pada tahun 2018. Petugas sempat memotong sepuluh tiang reklame tidak berizin. Bahkan menyegel tiga tiang reklame.

Sejumlah oknum pengusaha reklame tidak cuma memasang tiang reklame tanpa izin. Mereka juga tidak mau membayar pajak reklame.

Potensi kerugian pajak daerah akibat ulah oknum pengusaha reklame mencapai puluhan miliar rupiah. Bapenda Kota Pekanabaru memperkirakan kerugian pajak daerah berkisar Rp 40 miliar.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved